Breaking News:

Geram dengan Satgas Covid-19, Sejumlah Relawan Mengundurkan Diri, Sebut Cederai Usaha Selama 8 Bulan

Menurut relawan, Satgas Covid-19 seharusnya menertibkan acara tersebut, bukan malah menyumbang alat medis.

Editor: Ventrico Nonutu
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Foto situasi Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Langkah yang diambil Satgas Covid-19 beberapa hari terakhir ini dianggap keliru.

Sejumlah relawan pun geram atas hal tersebut.

Sehingga sejumlah relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memutuskan untuk mengundurkan diri.

Baca juga: Singgung Pemerintah Pusat, Fadli Zon: Kini Bersaing dengan Teritorial Petamburan

Baca juga: Dinilai Tidak Produktif, 29 Lembaga Negara Akan Dibubarkan, Tjahjo Kumolo: Tinggal Kami Umumkan

Seperti diketahui, Satgas Covid-19 sempat memfasilitasi acara kerumunan yang digelar Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Mereka menyumbang puluhan ribu masker dan hand sanitizer untuk acara tersebut.

Menurut relawan, Satgas Covid-19 seharusnya menertibkan acara tersebut, bukan malah menyumbang alat medis.

"Pemberian 20.000 masker dan hand sanitizer itu menuai protes termasuk dari relawan."


(Foto: Anies Baswdan saat bertemu dengan Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu.)

"Mestinya acara itu ditertibkan sesuai protokol kesehatan, bukan malah disumbang masker sebanyak itu," kata Abdul Mufid, salah satu relawan, membacakan pernyataan sikap di depan Hotel The Media, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut Abdul, langkah Satgas Covid-19 yang menyumbangkan masker dan hand sanitizer bisa diartikan bahwa Satgas mendukung kegiatan kerumunan di markas FPI itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved