Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Kamis 19 November 2020

RHK - Saling Menerima

Tidak ada manusia yang sempurna. Manusia juga tidak ada yang sama, baik fisik, pikiran, perbuatan atau apapun juga.

Editor: Aswin_Lumintang

Roma 15:7

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak ada manusia yang sempurna. Manusia juga tidak ada yang sama, baik fisik, pikiran, perbuatan atau apapun juga. Kalau kemiripan, ada. Tapi tidak sama persis. Juga tidak sempurna. Justeru kesempurnaan manusia adalah kelemahannya. Artinya manusia yang sempurna adalah manusia yang tidak sempurna. Punya kelemahan, kekurangan dan keterbatasan. Tapi juga kelebihan.

Inilah Bentuk Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Manado
Inilah Bentuk Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Manado (Tribun Manado)

Manusia tidak sama. Satu-satunya kesamaan manusia adalah perbedaan. Karena memang manusia diciptakan berbeda menurut kasih karunia, maksud, tujuan dan rancangan Allah bagi masing-masing kita.

Karena itu, sebagai makhluk sosial, untuk bisa hidup bersama, maka manusia harus saling menerima. Menerima dan menghormati kekurangan maupun kelebihan orang lain, dengan segala keberadaannya masing-masing. Itulah yang Tuhan Yesus kehendaki bagi kita.

"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah." (ay 7)

Dengan saling menerima, manusia akan dikaruniai kerukunan. Kristus tidak mau pertentangan dan permusuhan. Bagi Kristus, manusia harus hidup saling melengkapi. Perbedaan adalah karunia Allah untuk memperlengkapi agar manusia hidup bersama.

Saling menerima maksudnya kita memperlengkapi kekurangan orang lain, dan kita membutuhkan peran orang lain untuk melengkapi hidup kita. Saling menerima berarti ada unsur win-win solution.

Saling menerima berarti juga kita siap berkorban dan menanggung penderitaan atau kesengsaraan orang lain. Bukan menyengsarakan orang yang lemah dan menjatuhkan orang yang kuat. Apalagi membunuh yang lemah maupun yang kuat. Termasuk membunuh karakter sesama yang berpotensi menjadi lawan atau saingan kita.

Orang Kristen, harus hidup benar. Keluarga Kristen harus menjadi teladan dalam mewujudkan praktik hidup saling menerima. Saling menerima identik dengan hidup rendah hati, memiliki hati sebagai hamba. Saling menerima juga berarti mewujudkan kasih yang sempurna, tulus dan ikhlas kepada semua orang, tanpa kecuali.

Adalah tugas setiap keluarga Kristen mewujudnyatakan hidup yang saling menerima. Terutama di dalam keluarga.

Teladanilah Kristus yang telah menerima kita manusia yang hina dina dan lemah tak berdaya. Dia dalam keagungan kuasa-Nya, berkenan mengulurkan tangan kasih-Nya mengangkat kita dari lumuran dosa.

Kita diterima oleh Kristus untuk kemuliaan Allah. Jadi, jika kita hidup saling menerima maka kita telah memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus.

Setialah dan teruslah bertekun di dalam Tuhan. Terimalah sesama apa adanya bukan karena ada apanya. Tuhan Yesus memberkati kita semua selamanya. Amin

Doa: Tuhan Yesus, tuntun terus hidup kami agar saling menerima dalam segala kekurangan dan kelebihan. Berkatilah kami selalu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved