New
4 Pekerja Fiber Optik Tersengat Listrik Bersamaan, 1 Orang Tewas
Diduga mereka kurang hati-hati saat memasang tiang sehingga mengenai tiang listrik dna tersetrum.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Empat pekerja pemasang jaring Fiber Optik di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersengat listrik saat bekerja.
Nasib nahas menimpa para pekerja saat sedang memasang kabel fiber optik di Pedukuhan I Kalurahan Gatokan, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo.
Mereka tersengat listrik diduga mereka kurang hati-hati saat memasang tiang sehingga mengenai tiang listrik.
Akibat kejadian tersebut, seorang pemuda bernama Sulton Ramadan (18) tewas.
Sementara tiga lainnya yakni Sulton Budikatama (19), Arif (21) dan Roni Santuri (18) terluka.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, keempat pekerja ini berasal dari Malang, Jawa Timur.
“Korban diduga kurang berhati-hati saat memasang tiang, sehingga mengenai jaringan listrik,” kata Jeffry via pesan singkat, Selasa (17/11/2020).
Empat pemuda itu bekerja memasang jaring fiber optik milik pemerintah Provinsi DIY, di Pedukuhan I Gotakan sekitar pukul 15.00 WIB.
Mereka saat itu tengah bekerja memasukkan tiang kabel fiber optik ke lubang tanah.
Diduga, ujung bagian atas tiang besi penyangga kabel tersebut menyentuh jaringan listrik PLN. Keempatnya kemudian tersengat listrik.
Seluruh korban dilarikan ke Rumah Sakit Kharisma Paramedika.
Setiba di RS, pemuda bernama Sulton Ramadan meninggal dunia.
Polisi telah memeriksa saksi dan melakukan olah TKP.
“Analisa kami, korban kurang hati-hati memasang tiang kabel tersebut,” ungkap Jeffry.

Pria Tersetrum di Masjid
Seorang pria tewas tersengat listrik di masjid.
Identitas korban bernama Supian (43) warga Dusun III, Desa Sukajadi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.
Supian tewas ditempat usai terpantau saat perbaiki kabel listrik yang kendur.
Kejadian nahan yang dialami Supian terjadi pada Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Jumat (30/10/2020), saat itu korban tengah memperbaiki kabel listrik yang kendur hingga mengenai kanopi masjid.
Ia pun kemudian memanjat tiang dan berusaha memperbaiki dan menarik kabel listrik yang kendur tersebut.
Namun, korban tersengat listrik tegangan tinggi lalu korban terpental.
Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga sekitar yang melihatnya.
Warga sekitar yang melihat korban terjatuh setelah tersengat dan mengalami luka robek dibagian kepala, langsung menolongnya dengan membawanya ke Puskesmas terdekat.
Namun, nyawa Supian tidak bisa terselamatkan.
Terkait kejadian tersebut, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya korban tewas akibat tersengat listrik.
"Diduga korban kurang berhati-hati saat bekerja sehingga korban tersengat listrik setelah tangannya menyentuh kabel tegangan tinggi.
"Setelah tersengat korban terjatuh dan mengalami luka robek dibagian kepala," ungkapnya.
Pascakejadian, pihak keluarga enggan untuk dilakukan diautopsi saat petugas mengarahkan untuk dilakukan Visum.
"Keluarga korban tidak setuju dilakukan visum, sehingga jenazah korban langsung diantar dikediamannya untuk di kebumikan," pungkasnya. (mft/tribunmedan.id)
(Kompas.com: Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi 4 Pekerja Fiber Optik Tersengat Listrik, Bermula dari Pasang Tiang, 1 Orang Tewas, https://www.tribunnews.com/regional/2020/11/18/kronologi-4-pekerja-fiber-optik-tersengat-listrik-bermula-dari-pasang-tiang-1-orang-tewas?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anggota-fiber-optik-tewas-tersetrum-kecelakaan-kerja-di-pedukuhan.jpg)