Pilkada 2020

Setelah 14 Anggota DPRD, Kini Giliran Wali Kota Tomohon Berikan Keterangan di Bawaslu

Tindakan pencegahan dalam hal penindakan terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Wali Kota Tomohon Berikan Keterangan di Bawaslu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Tindakan pencegahan dalam hal penindakan terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon.

Teranyar Bawaslu Tomohon melakukan pemanggilan terhadap 14 anggota DPRD Kota Tomohon serta Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Pemanggilan tersebut sebagai upaya klarifikasi atas temuan dugaan pelanggaran pemilu dari Bawaslu.

"Kami lakukan pemanggilan untuk pengambilan keterangan ada 14 Anggota DPRD. Semuanya sudah dimintai keterangan sudah selesai dimintai keterangan pekan lalu," kata Komisioner Bawaslu Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Steffen Linu, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Debat Sesi II, Olly-Steven Gemilang Paparkan Capaian Sulut Hebat

Baca juga: VAP Janji Perhatikan Anak Cacat Jika Terpilih Jadi Gubernur Sulut

Baca juga: Begini Cara Wanita Cantik Ini Menyalurkan Hobi

Sedangkan diterangkan Linu, pemanggilan tersebut menyusul temuan dugaan pelanggaran pemilu di mana 14 Anggota DPRD bersama Wali Kota berfoto dengan mengangkat simbol jari telunjuk.

Sehingga turut juga Wali Kota Tomohon dilakukan pemanggilan guna klarifikasi.

"Wali Kota dipanggil kemarin. Tapi karena berhalangan sehingga kembali dipanggil tadi dan beliau datang," ungkap Linu.

Meski demikian, Linu masih engan bicara lanjut terkait hasil pemeriksaan.

Dikarenakan masih sementara dibahas serta dikaji sesuai keterangan dan bukti.

Baca juga: Steven Kandouw Singgung Bupati Kasih Honor Tenaga Pendidikan Rp 600 Ribu Per Bulan

"Kita belum bicara soal terbukti atau tidak, yang pasti saat ini sudah sementara dikaji. Kalau nanti hasilnya akan kami publikasi dengan ditampal di papan pengumuman," terangnya.

Ditambahkan Linu, Bawaslu sendiri dalam melakukan penindakan bersifat objektif bukan subjektif.

Sehingga siapapun yang memang ada indikasi baik secara temuan ataupun laporan tetap akan diproses.

"Semua kami proses, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekkot dan pun Wali Kota. Karena kami objektif," jaminnya.

Baca juga: Spesial Akhir Tahun, Beli Toyota Baru DP Rp 20 Juta dengan Bunga Mulai 1.99 Persen

Untuk itu, Linu memberikan apresiasi terhadap seluruh Pejabat Pemerintah Kota Tomohon yang sudah mendukung penuh upaya Bawaslu.

"Tapi secara keseluruhan pejabat yang diperiksa mereka menghargai upaya yang dilakukan dari Bawaslu dalam konteks memberikan kepastian hukum," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat dikonfirmasi, Rabu (11/11/2020), membenarkan adanya klarifikasi.

"Iya, klarifikasi dengan taman di dewan," singkatnya saat dihubungi via pesan singkat whatsapp. (hem)

Baca juga: Rangkuman Program Pasangan Calon Gubernur & Wakil Gubernur Sulut dalam Debat II, No 01, No 2, No 03

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved