Breaking News:

Bawaslu Sulut

Bawaslu Sulut Gelar Dialog dan Advokasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Bolmut

Bawaslu Sulut menggelar dialog dan Advokasi kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pinogaluman

Tribun Manado/Mejer Lumantow
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut menggelar kegiatan dialog dan Advokasi kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut menggelar kegiatan dialog dan Advokasi kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti oleh peserta dan masyarakat Pinogaluman yang menghadiri sosialisasi tersebut.

"Tinggal kurang lebih 30 hari lagi kita akan menyalurkan hak demokrasi kita. Selaku warga negara kita mempunyai hak politik kecuali TNI POLRI.

Saya ucapkan trima kasih banyak kepada seluruh panitia pelaksana yang telah menyiapkan kegiatan ini sejak dua hari lalu, terima kasih banyak kepada panwascam berupaya membantu teman-teman panitia kabupaten untuk kelancaran acara hari ini," ungkap Ketua Bawaslu Bolmut Irianto Pontoh pada Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Olly Dondokambey Ketemu Ustaz Yusuf Mansur, Dukung Pembangunan Pesantren Taraf Internasional di BMR

Komisioner Bawaslu Sulut Awalludin Umbola SHut MA mengatakan Bolmut adalah salah satu pelaksana pemilihan tahun 2020, ini daerah yang dekat sekali dengan provinsi gorontalo yg sangat mungkin terjadi pelanggaran pemilu 2020.

"Nah bisa saja ada mobilisasi dari daerah tetangga masuk ke bolmut dan itu rawan. problem terkait DPT, dukcapil ada di daerah perbatasan dan harus di antisipasi lebih awal. urusan paling mendasar adalah menjaga hak pilih warga negara," sebutnya.

Dikatakannya, bicara soal data pemilih hari ini masyarakat kita masih masif, potensi menghilangkan hak pilih adalah pidana pemilu.

Selain itu, Petugas pemutahkiran data pemilih berpotensi menghilangkan hak pilih, saya coba menyentuh seluruh daerah sulawesi utara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait masalah tersebut.

"Untuk itu, Bawaslu harus lebih dekat dengan masyarakat untuk menjelaskan terkait kewenangan bawaslu serta hak pilih masyarakat.

Pemilu Tahun 1999 masyarakat adalah ujung tombak pengawas pemilihan, maka hari ini Bawaslu setelah terlembaga dengan baik maka harus mendekatkan diri dengan masyarakat," jelas Awaludin.

Bawaslu harus banyak belajar dari masyarakat terkait respon dari masyarakat tentang kepemiluan sehingga masyarakat dan bawaslu bisa seiring sejalan mengawal demokrasi.

"Harapan saya mari kita Bawaslu dan Masyarakat saling bergandengan tangan dalam mengawal Pemilu di Kabupaten Bolmut dan Provinsi Sulawesi Utara," pungkasnya. (Mjr).

Penulis: Majer Lumantow
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved