Pesantren Darul Quran

Pesantren Darul Qur'an Ayyastiyah Mulai Dibangun di Kotamobagu

Di Kota Kotamobagu tak lama lagi akan berdiri pesantren yang tergolong besar. Pembangunannya sudah dimulai

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Alpen Martinus
Peletakan batu pertama Pesantren, Senin (9/11/2020) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Di Kota Kotamobagu tak lama lagi akan berdiri pesantren yang tergolong besar.

Pembangunannya sudah dimulai, ditandatangani dengan peletakan batu pertama, Senin (9/11/2020).

Bangunan tersebut akan berdiri di atas tanah sekitar 5 hektare yang berada di Desa Bungko, Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu.

Merupakan tanah wakaf oleh Yasti Suprejo Mokoagow Bupati Bolmong.

Baca juga: Kantor Pertanahan dan Pemkab Boltim Ikuti Penyerahan Sertifikat Tanah

Baca juga: Transaksi Digital Bank SulutGo Capai 90,5 Persen, Pembayaran via BSGdebit Tumbuh 375 Persen

Baca juga: Jumlah Penerima Subsidi Gaji Akan Dikurangi, Berikut Alasan Menurut Kemenaker

Nama pesantren tersebut rencananya Darul Qur'an Ayyastiah.

Pesantren tersebut didirikan oleh Kyai Haji Yusuf Mansur.

Peletakan batu pertama sudah dilakukan oleh Hj Tatong Bara Wali Kota Kotamobagu, Yasti Suprejo Mokoagow Bupati Bolmong, Kyai Haji Yusuf Mansur, Forkopimda Kotamobagu, Pjs Bupati Boltim Chris Talumepa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.

Wali Kota Kotamobagu pada kesempatan tersebut mengatakan, rasanya tidak percaya dengan pembangunan ini.

Baca juga: Inginkan Perubahan, Warga Dirikan Posko Pemenangan OD-SK dan CS-WL di Depan Kediaman Wali Kota

Ia bercerita sedikit, bahwa tanah tersebut dibeli oleh Yasti Seprdejo sejak awal dilantik tahun 2009 jadi anggota DPR RI, dan dinazarkan akan diwakafkan untuk pembangunan pesantren.

"Cukup panjang waktunya untuk terjadi peletakan batu pertama," jelasnya.

Ia dan Yasti sempat mencari jalan supaya ada pesantren, tapi cerita sempat berhenti apalagi ada Covid-19.

Baca juga: Tujuh Tenaga Honorer K2 Kotamobagu Lolos CAT Pengangkatan PPPK

Namun tanpa disangka Pjs Gubernur merayakan Maulid Nabi di Kotamobagu menjadi awal terjadinya peletakan batu pertama pembangunan pesantren.

"Tanpa saya ketahui, ternyata datang dengan Kyai Haji Yusuf Mansur, inilah hadiah Maulid Nabi bagi warga Bolmong Raya khususnya Kotamobagu," jelasnya.

Lantaran sejak Covid jarang ada tamu, lebih khusus Kotamobagu jauh dari Manado.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved