Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Donald Trump Memanas, Disindir Aktivis Muda yang Sebut Dirinya Konyol, Greta: Donald Bermasalah

Greta sindir Donald Trump di tengah kemarahan calon presiden pertahana dari Partai Republik tersebut atas hasil penghitungan suara setelah pilpres AS.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
twtter/@WIRED
Greta Thunberg 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang Aktivis iklim bernama Greta Thunberg menyindir sikap Donald Trump dalam Pilpres AS.

Gadis muda asal Swedia itu merespons twit Presiden Amerika Serikat (AS) dan mendesaknya untuk memanajemen amarahnya.

Greta membalas twit Trump di tengah kemarahan calon presiden pertahana dari Partai Republik tersebut atas hasil penghitungan suara setelah pilpres AS.

Lawan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, saat ini menjadi favorit untuk memenangi pilpres AS 2020,

setelah mendapatkan suara terbanyak dari kandidat mana pun dalam sejarah.

Namun, setelah tanpa dasar mengklaim kemenangan, Trump terus menerus menyebut bahwa pemilu di AS telah dicurangi sebagaimana dilansir dari NME.

Sekarang, setelah bersikap kritis tentang kebijakan lingkungan dari pemerintah AS, Greta berkelakar dengan merespons dan menyindir Trump.

"Sangat konyol," balas Greta atas twit Trump yang menyerukan untuk menghentikan penghitungan surat suara.

“Donald harus mengatasi masalah manajemen amarahnya, lalu pergi menonton film lama

yang bagus bersama seorang teman! Tenang Donald, Tenang!” tulir Greta.

Respons dari Greta tersebut seakan merupakan balasan terhadap Trump di mana pada 2019 presiden dari Partai Republik tersebut berkata hal yang sama pada Greta.

Berbicara tentang padangan Trump terhadap isu lingkungan awal pekan ini,

Greta memprediksi jika Trump menang mungkin akan memicu aksi protes iklim yang besar.

“Saya pikir kita dapat dengan aman mengatakan bahwa jika Trump menang,

itu akan mengancam banyak hal,” tulis Greta.

“Tapi saya tidak mengatakan bahwa Joe Biden baik atau kebijakannya sudah hampir cukup.

Mereka tidak cukup (fokus mengatasi masalah iklim),” tambah Greta.

Greta Thunberg (16), Aktivis lingkungan asal Swedia berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman.

(Greta Thunberg (16), Aktivis lingkungan asal Swedia berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman. (AFP/Alex Heimken))

Kendati demikian, setiap langkah kecil untuk mengatasi perubahan iklim bisa semakin memicu

upaya untuk menuju ke arah yan benar.

“Ini bisa menjadi langkah kecil ke arah yang benar, dan itulah cara kami mengkomunikasikannya.

Untuk mengatakan, 'Ini masih jauh dari cukup' dan kemudian selalu menunjukkan di mana kita perlu (memperbaikinya),” lanjut Greta.

Beberapa waktu lalu, AS secara resmi keluar dari Perjanjian Paris pada Rabu (4/11/2020),

sesuai janji lama Presiden Donald Trump di tengah ketidakpastian hasil pemilu.

Jika berhasil terpilih, Biden telah berjanji bahwa AS akan bergabung kembali ke dalam Perjanjian Paris.

Tautan: Kompas.com

https://www.kompas.com/global/read/2020/11/06/103523070/trump-ngamuk-ngamuk-di-twitter-karena-pilpres-as-greta-thunberg-tenang?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved