Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Tiga hari Berturut-turut Kasus Corona di Indonesia di angka 2.000, Ini Kata Jubir Satgas

Kasus harian virus corona baru di Indonesia ada di angka 2.000, setelah sebelumnya dalam lebih dari sebulan terakhir lebih banyak di level 4.000.

Editor: Rhendi Umar
ISTIMEWA
PROFIL Wiku Adisasmito Juru Bicara Baru Pengganti Achmad Yurianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus harian virus corona baru di Indonesia ada di angka 2.000, setelah sebelumnya dalam lebih dari sebulan terakhir lebih banyak di level 4.000.

Bahkan, pada Senin (3/11) lalu, Indonesia hanya mencatat 2.618 kasus baru virus corona. Angka ini terendah sejak 26 Agustus yang saat itu melaporkan 2.306 infeksi Covid-19.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan, pada Selasa (3/11), ada tambahan 2.973 kasus baru virus corona di Indonesia, sehingga total infeksi di negara kita menjadi 418.375.

Setelah mencapai puncak pada 25 September dengan hampir 5.000 kasus baru, tepatnya 4.823, infeksi harian virus corona di negara kita memang dalam tren menurun.

Libur panjang berpotensi memicu lonjakan kasus 

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan kasus virus corona cenderung menurun dari pekan sebelumnya. Pekan ini terjadi penurunan kasus positif sebesar 17,1%. 

Meski demikian, pekan ini masih ada provinsi-provinsi yang perlu mendapat perhatian dengan kenaikan kasus tertinggi. Yakni, Sumatra Barat naik 142, Kepulauan Riau naik 137, DI Yogyakarta naik 76.

"Sedangkan kasus sembuh, sampai dengan hari ini berjumlah 349.497 kasus atau 83,5%. Dimana kasus sembuh dunia adalah 71,9%," kata Wiku dalam keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/11). 

Hanya, Wiku mengungkapkan, lonjakan kasus virus corona berpeluang terjadi pasca libur panjang pekan lalu. Tren lonjakan kasus pasca libur panjang pernah terjadi saat libur panjang Idul Fitri dan hari Kemerdekaan RI.

Senada, Ketua Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Adib Khumaidi, SpOT menyebutkan, aktivitas masyarakat pada libur panjang pekan lalu berpotensi memicu lonjakan kasus virus corona. 

Menurut Adib, lonjakan kasus Covid-19 akan mulai terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya dua minggu mendatang. Pada libur panjang sebelumnya di periode Mei terjadi lonjakan kasus 41% dan Agustus ada peningkatan 21%. 

"Yang perlu diwaspadai terutama adalah orang tanpa gejala (OTG) yang berpotensi menularkan pada orang lain tanpa disadari," ungkap dia yang menambahkan, liburan meningkatkan mobilitas manusia sekaligus transmisi virus.

BERITA TERKINI TRIBUNMANADO:

Baca juga: Perjalanan Hidup Joe Biden, Hidup dengan Keberhasilan Namun Anaknya Meninggal: Itu Tak Pernah Hilang

Baca juga: Kebakaran Tadi Malam, Korsleting Lampu, Mobil Grand Livina Terbakar di Tol, Ini Penyebabnya

Baca juga: Profil Muhammad Hafiz Basari, Polisi yang Pasang Badan Anggota Klub Harley Keroyok 2 TNI

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

KLIK TAUTAN AWAL: https://nasional.kontan.co.id/news/tiga-hari-berturut-turut-kasus-corona-di-indonesia-di-angka-2000-mulai-menurun?page=all

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved