Sharing
Doa Peperangan
Selain sebagai suatu sikap mempertahankan diri (defensif), doa juga bersifat menyerang. Doa yang bersifat menyerang
TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain sebagai suatu sikap mempertahankan diri (defensif), doa juga bersifat menyerang. Doa yang bersifat menyerang ini biasa disebut sebagai doa peperangan rohani. Melaluinya kita menyerang musuh kita yang sebenarnya, yaitu iblis, setan dan segala roh jahat yang menguasai Kerajaan Kegelapan (Efesus 6:11,12).
Dalam melakukan doa peperangan rohani harus diingat, bahwa iblis sudah dikalahkan Tuhan Yesus melalui kematian dan kebangkitan-Nya (Kolose 2:15). Jadi, kalau saat sekarang iblis masih mencoba menguasai dunia, itu merupakan usaha penyerobotan yang tidak sah.
Yang perlu kita lakukan ialah mengingatkan iblis bahwa sebenarnya ia tidak berhak lagi atas dunia ini, dan melalui doa kita mengusir dia pergi dari wilayah yang dikuasainya.
1. Senjata kita dalam perjuangan (peperangan) bukanlah senjata duniawi melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah. (II Korintus 10:4).
2. Kita menerima pedang Roh, yaitu Firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. (Efesus 6:17,18).
3. Karena itu tunduklah kepada Allah dan lawanlah Iblis maka ia akan lari dari padamu! (Yakobus 4:7).
Hati yang tunduk kepada-Nya menggerakkanTuhan untuk mencurahkan kuasa-Nya. Dan apabila hal itu disertai dengan iman (Efesus 6:16; I Petrus 5:9), maka iblis pun dapat kita kalahkan.
Salah satu pekerjaan iblis yang utama ialah menipu manusia, sehingga hati mereka tertutup untuk berita Injil. Itu sebabnya penginjilan yang efektif harus dimulai dengan terlebih dahulu melakukan doa peperangan rohani, untuk kita mengikat dan mengusir roh-roh penghulu daerah tersebut.
4. Kalau ada orang yang tak mau juga percaya kepada Injil, itu karena pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini. (II Korintus 4:4).
RENUNGAN/PENERAPAN :
1. Pernahkah Anda menginjili seseorang dan walaupun orang tersebut tidak dapat membantah kebenaran berita Injil, ia tetap tidak mau menerima Yesus sebagai Tuhan?
Seringkali adat istiadat, kepercayaannya yang lama, serta keangkuhan hati menjadi kubu (benteng) tempat iblis bercokol menguasai hati orang tersebut (II Korintus 10:4,5).
Disinilah pentingnya melakukan doa peperangan rohani sebelum menginjili seseorang.
2. Disetiap daerah terdapat dosa khusus yang lebih menonjol daripada dosa-dosa lainnya. Di daerah tertentu, misalnya yang menonjol adalah dosa perzinahan, sedangkan daerah lain terkenal karena dosa perjudian.
Menurut Anda, dosa-dosa khusus apakah yang sangat menonjol di daerah Anda dibandingkan dosa-dosa yang lainnya?
Dosa …………………
Dari dosa yang menonjol ini kita dapat mengetahui roh jahat manakah yang berkuasa atas wilayah Anda. Pada waktu melakukan doa untuk mengikat dan mengusir, kita harus memusatkan serangan kita terhadap roh-roh ini.
3. Pernahkah Anda mengikuti doa peperangan sambil berjalan keliling di daerah Anda?
Minggu depan pembimbing Anda akan mengajak Anda untuk melakukan doa keliling ini. Tanyakan kepadanya persiapan rohani apakah yang perlu Anda lakukan sebelum mengikuti doa tersebut.
4.Hafalkanlah ayat Yakobus 5:16.