Breaking News:

Pengeroyokan Anggota TNI

Klub Moge HOG Minta Maaf ke TNI, Polisi Lanjutkan Proses Hukum. Tahan 13 Harley Davidson

"Motor-motor itu akan diperiksa dulu kelengkapannya. Kalau lengkap tentu dilepas," jelas Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggota klub motor gede (moge) Harley Davidson Owners Grup (HOG) telah menyatakan permohonan maaf atas insiden pengeroyokan dua anggota TNI dari Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat.

Permintaan maaf disampaikan 21 anggota komunitas moge tersebut di halaman Polres Bukittinggi.

Permintaan maaf itu disampaikan anggota klub tersebut setelah menjalani pemeriksaan di Polres Bukittinggi.

"Kami dari Harley Davidson Owners Group meminta maaf kepada prajurit (TNI) Kodim 0304 Agam dan seluruh anggota TNI atas pengeroyokan anggota TNI di Kota Bukittinggi," demikian isi permintaan maaf yang dibacakan para pengendara moge dalam video tersebut.

Kapolres Kota Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara menegaskan, meski telah meminta maaf, polisi akan tetap memproses kasus pengeroyokan tersebut.

Terkait kasus ini, sepatu dan helm anggota klub HOG Siliwangi Bandung, Jawa Barat, menjadi barang bukti dalam kasus pengeroyokan itu.

Polisi juga sudah menetapkan dua tersangka dari anggota klub itu yakni MS (49) dan B (18).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setiant mengatakan, kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan di depan umum.

Ancaman hukuman pasal ini adalah 5 tahun penjara.

Selain itu, kata Stefanus kepada kompas.com, polisi juga mengamankan 14 motor gede yang terdiri 13 jenis Harley Davidson dan satu NMax.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved