Breaking News:

Penanganan Covid

Cerita Guru-guru SMA di Talaud Perbatasan Filipina yang Semangat Mengajar di Masa Covid-19

cerita mereka sang pejuang pendidikan dari pelosok ini tentang bagamana perjuangan mereka mengemban tugas tanggungjawabnya di masa pandemi Covid-19

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
kolase foto tribun manado/istimewa
Kisah Para Guru PJJ Luring SMA di Perbatasan Indonesia yang Semangat Mengajar di Masa Pandemi 

Reby A. Barahama, S.Pd

Reby A. Barahama, S.Pd
Reby A. Barahama, S.Pd (Istimewa)

Reby A. Barahama, S.Pd merupakan pengajar Mata pelajaran PKN Kls XI termasuk juga yang terbaik.

Karena dengan keadaan yang ada, Beliau yang juga menjabat sebagai Wakahumas memang terkadang harus memggantikan Kepala Sekolah dalam tugas tertentu.

Akhirnya pun Ia memotivasi diri dan teman2 yang lain untuk bisa mengendarai kendaraan beroda dua demi terlaksananya tugas dan kewajiban.

Meski sebenarnya Ia sebelumnya belum sama sekali mengendarai kendaraan beroda dua, akibat halangan jarak pandangnya kala harus beraktivitas di Siang hari.

Ibu Helen L. Nae, S.Pd

Ibu Helen L. Nae, S.Pd
Ibu Helen L. Nae, S.Pd (Istimewa/Facebook)

Ibu Guru yang satu ini adalah Tenaga Harian Lepas Propinsi Sulawesi Utara di SMA Negeri 1 Lobbo.

Ia yang melakukan PJJ Luring dgn Mata pelajaran Fisika, Seni Budaya, Dan Agama.

Meskipun memiliki anak yang masih kecil seumuran Taman Kanak2, Ibu Guru tidak pernah terlambat dan dan pernah berkunjung di 13 Desa setiap hari.

Stephen M. Tinggogoy, S.Pd

Stephen M. Tinggogoy, S.Pd
Stephen M. Tinggogoy, S.Pd (Istimewa/Facebook)

Stephen M. Tinggogoy, S.Pd ialah Guru Mata pelajaran Geografi.

Bersama Rekannya yang mengajar Mata pelajaran Sosiologi Viktor R. Malonda, S.Pd, perlu diancungi jempol.

Domisili mereka karena tugas ASN yang dijalankan memang di Desa Lobbo Talaud.

Tapi sesungguhnya mereka berasal dari Tondano Minahasa, dan Tareran Minahasa Selatan.

Ia mengunjungi 6 Desa dan 2 Kelurahan setiap hari.

Hal ini adalah tantangan yang sangat luar biasa baginya.

Hujan Deras tidak mengurungkan niat kami waktu PJJ LURING
Hujan Deras tidak mengurungkan niat kami waktu PJJ LURING (Istimewa)

Perjuangan mereka Ini Juga dirasakan oleh beberapa orang Guru SMA N.1 LOBBO seperti Bpk Calvin Bapayung, S.Pd.(ASN/Matematika), Bani G. Katulung (THL/Kimia, Mulok), Suhesti F. Liunsanda, S.Pd. (ASN/Bhs. Indonesia), Hepsi N. Woba, S.Pd. ( ASN/Matematika), Rethy A. Mamantung, S.Pd. (ASN/Kimia), Iin R. Sitohang,S.Pd. (ASN/Prakarya/Mulok), Dewi S. S.Pd. (ASN/Sejarah).

Kini mereka sudah kembali bertemu di Sekolah, meskipun situasinya belum sama seperti dulu sebelum Pandemi ini.

Akan tetapi mereka bersyukur karena tidak ada insiden yang terjadi selama masa Pandemi ini.

''Sekarang kita sudah bertemu di Sekolah, meskipun situasinya belum sama seperti dulu, tapi kami bersyukur karena tidak ada lagi berita tentang ada Guru kami yang kecelakaan karena menuju ke tempat Kelompok Belajar Luring di Desa tertentu. Atau ada Guru yang kecelakaan karena belajar mengendarai motor. SEMANGAT BPK IBU GURU CERDAS 4X SMAN 1 LOBBO.'' Tutup Watupongoh'.

BERITA TERPOPULER :

Baca juga: Di ILC Fadli Zon Kembali Panas, Kini Bikin Malu Prof Henri Subiaktio: Tak Bermutu Sekali Omongannya

Baca juga: Kebakaran Tadi Pagi Pukul 06.06 WIB Rabu 28 Oktober 2020, Kipas Angin Lupa Dimatikan

Baca juga: Wanita ini Teriak-teriak Saya Akan Bakar Kantor Gubernur Anies Baswedan, Bawa Bensin 1,5 Liter

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved