Breaking News:

Penanganan Covid

Cerita Guru-guru SMA di Talaud Perbatasan Filipina yang Semangat Mengajar di Masa Covid-19

cerita mereka sang pejuang pendidikan dari pelosok ini tentang bagamana perjuangan mereka mengemban tugas tanggungjawabnya di masa pandemi Covid-19

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
kolase foto tribun manado/istimewa
Kisah Para Guru PJJ Luring SMA di Perbatasan Indonesia yang Semangat Mengajar di Masa Pandemi 

E. D. Watupongoh, S.Si. ,M.Pd

E.D.WATUPONGOH, S.Si.,M.Pd. Guru Mapel Biologi.
E.D.WATUPONGOH, S.Si.,M.Pd. Guru Mapel Biologi. (Istimewa)

E. D. Watupongoh, S.Si. ,M.Pd ialah Guru mata pelajaran Biologi.

Ia mengemban tugasnya dengan melaksanakan kelompok belajar yang dikunjungi ada 5 Desa utk XII IPA, 3 Desa utk XI IPA, 4 Desa utk X IPA.

CH. F. Manarisip, S.Pd

CH. F. Manarisip, S.Pd. Mapel Fisika PJJ Luring
CH. F. Manarisip, S.Pd. Mapel Fisika PJJ Luring (Istimewa)

CH. F. Manarisip, S.Pd adalah Guru Mata pelajaran Fisika PJJ Luring yang dilaksanakan XII IPA 5 Desa, XI IPA 3 Desa.

Ada beberapa diantara mereka, salah satunya Ibu Guru Cantik yang satu ini meskipun agak takut, karena untuk PJJ Luring akhirnya berlatih tanpa henti untuk mencapai setiap kelompok belajar di setiap desa dengan motor barunya.

Bapak Van Essen Taarape, S.Pd

Bapak Van Essen Taarape, S.Pd
Bapak Van Essen Taarape, S.Pd (Istimewa)

Beliau mengampuh pelajaran PKN dan mengajar di kelas X IPA dan kelas XII IPA.

Berarti harus ada 9 Desa yang harus dikunjungi setiap hari untuk memberikan pemnelajaran bagi siswanya.

Di sekolah mereka, Bapak guru satu ini tergolong senior secara umur, tapi semangatnya yg luar biasa selalu menjadi motivator bagi Juniornya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved