Breaking News:

Penanganan Covid

Cerita Guru-guru SMA di Talaud Perbatasan Filipina yang Semangat Mengajar di Masa Covid-19

cerita mereka sang pejuang pendidikan dari pelosok ini tentang bagamana perjuangan mereka mengemban tugas tanggungjawabnya di masa pandemi Covid-19

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
kolase foto tribun manado/istimewa
Kisah Para Guru PJJ Luring SMA di Perbatasan Indonesia yang Semangat Mengajar di Masa Pandemi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAUD - Cerita para pejuang pembelajaran jarak jauh (PJJ) Luring dari SMA N.1 Lobbo.

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang selama ini mulai dilakukan oleh guru secara interaktif melalui video conference di masa Pandemi Covid-19.

Hal ini diharapkan interaksi antara guru dengan murid tetap terus terjaga.

Namun Hal ini sangat bergantung ketika tidak adanya hambatan di akses internet, gawai, dan pulsa.

Baca juga: SMA Negeri 1 Lobbo Gelar KBM Pertama di Talaud di Masa Pandemi Covid-19

Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan oleh sekolah untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau covid-19.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020.

Isinya tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Selain ada informasi mengenai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring (online), juga ada yang secara luar jaringan (luring).

Masa ini pernah dilakukan oleh guru-guru dan Tenaga Harian Lepas (THL) di SMA Negeri 1 Lobbo, Kecamatan Beo Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Beberapa bulan lalu akibat penerapan kebijakan Belajar dari Rumah mereka berjibaku untuk tetap mengajar siswanya saat kebijakan sekolah dipindahkan di rumah masing-masing.

Suasana Kegiatan belajar mengajar saat PJJ LURING
Suasana Kegiatan belajar mengajar saat PJJ LURING (Istimewa)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved