Breaking News:

Kebakaran Gedung Kejagung

POLRI Tolak Usulan Rekonstruksi Terbuka Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Ini Alasnnya

Hasil rekonstruksi yang telah dilakukan oleh penyidik nantinya akan diungkap di pengadilan.

Editor: Ventrico Nonutu
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gedung Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tampak ludes usai dilalap si jago merah, Minggu (23/8/2020). Hampir keseluruhan bangunan Kantor Kejagung hangus akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2020) malam hingga Minggu pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Usulan untuk melakukan rekonstruksi terbuka terkait kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung ditolak Bareskrim Polri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono.

Menurutnya, proses rekonstruksi yang dilakukan secara terbuka dikhawatirkan dapat merusak kondisi awal Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga: Markas KKB Papua Digerebek Tim Gabungan TNI-Polri: Amankan Anggota, Senjata, dan Uang Rp 69 Juta

Baca juga: Hasil Liga Italia: AC Milan Tersandung, AS Roma Berhasil Curi Poin di San Siro

"Semua ada aturannya, mana yang terbuka dan tertutup. Jika olah TKP terbuka dikhawatirkan akan merusak kondisi awal TKP," kata Awi dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Menurut Awi, pihaknya telah melakukan proses rekontruksi sebanyak 6 kali dalam kasus kebakaran Kejaksaan Agung RI.

Semuanya dilakukan secara tertutup tanpa dihadapan awak media.

Awi menyebutkan, hasil rekonstruksi yang telah dilakukan oleh penyidik nantinya akan diungkap di pengadilan.

"Sampai dengan saat ini rekonstruksi sudah dilakukan sebanyak 6 kali dan itu akan dibuka di pengadilan agar semua orang dapat melihat dan mengkritisi bagaimana hukum kita berjalan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Awi menuturkan penyidik Polri dinilai telah professional dan sesuai dengan prosedur dalam menangani kasus tersebut. Kesimpulan yang diambil penyidik juga dengan mengedepankan ilmu pengetahuan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved