Breaking News:

Penanganan Covid

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB Masa Transisi

PSBB Masa Transisi tersebut diperpanjang selama 14 hari kedepan dan dimulai pada 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020.

Editor: Ventrico Nonutu
TRIBUN/HO/PEMPROV DKI JAKARTA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan terkait pemberlakuan kembali PSBB Total di Balai Kota Jakarta, Minggu (13/9/2020). Anies kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di wilayah DKI Jakarta terhitung sejak Senin 14 September 2020. Keputusan tersebut diambil setelah peningkatan penyebaran Covid-19 semakin meningkat tak terkendali. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi kembali diperpanjang Pemprov DKI Jakarta.

PSBB Masa Transisi  tersebut diperpanjang selama 14 hari kedepan dan dimulai pada 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020.

Hal ini kembali dilakukan Pemprov DKI Jakarta guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Baca juga: Termasuk Irjen Napoleon, Empat Terdakawa Kasus Red Notice Djoko Tjandra Akan Jalani Sidang Perdana

Baca juga: Sejarah Hari Ini, 10 Tahun yang Lalu Gempa dan Tsunami yang Senyap Terjang 3 Pulau di Mentawai

Pelaksanaan PSBB Transisi ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020.

Dalam keputusan tersebut, jika tidak terdapat peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjangan PSBB Masa Transisi ini, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi, maka akan dilanjutkan perpanjangan selama 14 hari berikutnya.

Namun, apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan, maka pemberlakuan PSBB Masa Transisi ini dapat dihentikan.

“Dalam hal ini, seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kembali kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake)," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Minggu (25/10/2020) dilansir dari keterangan yang diterima..

"Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan,” lanjut Anies.

Jika melihat dari pergerakan situasi Covid-19 di DKI Jakarta dalam dua minggu terakhir, penularan relatif melandai, ditandai rata-rata persentase kasus positif sepekan terakhir pada 9,9% dengan ratio test 5,8 per-1000 penduduk dalam sepekan terakhir.

Selain itu, rata-rata keterisian tempat tidur isolasi dalam dua minggu terakhir cenderung menurun dari 64% pada 12 Oktober 2020 menjadi 59% pada 24 Oktober 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved