Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wanita Hamil Meninggal

Suasana Malam Sebelum Neng Yeti, Wanita Hamil 7 Bulan Dibunuh Suaminya

Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Bimantoro mengatakan, korban sempat nampak menonton televisi seperti biasa pada sore hari.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
KOlase (Istimewa/Kompas.com) dan (Tribunjabar.id/Lutfi A Mauludin)
Sutarman (kiri), pelaku pembunuhan ibu hamil 7 bulan, yang ditemukan tewas di kamar kontrakan (kanan), di Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sutarman (47) tega membunuh istrinya yang tengah hamil tujuh bulan yakni Neng Yeti (37) di kamar kontrakannya, di Kampung Cibeureum, RT 02/11, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/10/2020).

Sutarman  menikam Neng Yeti menggunakan sebilah pisau.

Tetangga korban mengaku mendengar suara teriakan dari kamar korban.

Mereka akhirnya menemukan jasad korban tak bernyawa pada keesokan harinya.

Dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (23/10/2020), Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Bimantoro mengatakan, korban sempat nampak menonton televisi seperti biasa pada sore hari.

Baca juga: Samsung Bakal Gelar Flash Sale untuk HP Galaxy M51, Bisa Streaming Film 34 Jam Nonstop

Baca juga: Wanita Cantik Manado Ini Ingatkan Protap Kesehatan, Covid-19 Belum Berakhir

Sutarman, pelaku pembunuhan ibu hamil 7 bulan, yang ditemukan tewas di kamar kontrakan, di Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Sutarman, pelaku pembunuhan ibu hamil 7 bulan, yang ditemukan tewas di kamar kontrakan, di Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. (Tribunjabar.id/Lutfi A Mauludin)

Tepatnya pada Jumat (16/7/2020), tetangga korban masih sempat melihat YL duduk di pinggir pintu sembari menonton tayangan televisi.

Namun ketika masuk waktu dini hari, keanehan mulai terjadi di kontrakan korban.

Tetangga korban mengaku mendengar beragam suara yang bersumber dari kontrakan korban.

Mulai dari suara teriakan orang mengucap kalimat istigfar, hingga suara batuk mual.

Bahkan beberapa kali terdengar suara tendangan ke arah pintu kamar berulang kali.

"Setelah kurang lebih 30 menit suara tersebut berhenti, dan terdengar suara batuk mual di kamar mandi kontrakan korban," kata Bimantoro.

Keesokannya barulah korban ditemukan tewas tak bernyawa oleh warga.

Korban Penasaran Isi HP Suami

Seusai Sutarman tertangkap, diketahui masalah bermula saat sang istri merasa cemburu.

Dikutip dari TribunJabar.id, Jumat (23/10/2020), rasa cemburu istrinya justru membuat Sutarman emosi.

Cekcok pun terjadi ketika korban penasaran ingin melihat isi ponsel Sutarman.

"Adapun modusnya, pelaku ini cekcok pada saat korban ingin melihat isi hanphonenya," ujar Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, di Mapolresta Bandung, Jumat (23/10/2020).

Kala itu pelaku menolak memperlihatkan isi ponselnya kepada sang istri.

Akhirnya korban dibunuh oleh suaminya sendiri menggunakan senjata tajam.

"Ada pisau di situ (digunakan) untuk alat membunuh," kata Hendra.

Tersangka mengaku menusuk korban satu kali.

"Ditusuk di lehernya, kurang lebih lukanya 5 cm, kemudian ditekan dadanya, sehingga mengakibatkan kematian," katanya.

Seusai sang istri tak berdaya, Sutarman mengunci kontrakannya, lalu kabur keluar dari Bandung.

"Tersangka keluar lewat jendela dan melarikan diri ke Tasik, kemudian ke daerah Jawa Tengah," ujar Hendra.

Pelaku akhirnya baru berhasil ditangkap di Jawa Tengah, pada Kamis (22/10/2020).

Curiga Korban Tak Beli Sarapan

Kasatreskrim Polresta Bandung, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, jasad pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Kartini.

Kartini mengaku awalnya ia hendak mengunjungi kontrakan korban untuk menawarkan sarapan.

Menurut keterangan Kartini, korban biasanya selalu membeli sarapan yang ia jual.

"Namun setelah tiba di kontarakan korban, Kartini memanggil tidak ada jawaban dari korban. Kondisi kamar terkunci," kata Bimantoro, Kamis (22/10/2020).

Kartini yang merasa penasaran akhirnya meminta Mulyadi, seorang penjaga kontrakan untuk membuka kamar Neng Yeti.

"Selanjutnya Mulyadi membuka pintu, kemudian Kartini masuk ke dalam kontrakan kamar korban. Kartini melihat korban sudah terlentang (meninggal dunia)," katanya.

Saksi-saksi tersebut langsung melaporkan temuan itu kepada pihak berwajib.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

"Korban mengalami luka di bagian wajah dan leher yang diduga benda tajam," ujar Bimantoro.

Luka-luka tersebut di antaranya adalah sayatan di bagian dagu, kemudian luka lebam di wajah korban.

Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, korban sempat mengadakan acara syukuran atas kehamilannya yang telah mencapai usia tujuh bulan.

Acara syukuran tersebut juga dihadiri oleh pelaku yang berstatus sebagai suami siri korban.

Barang-barang bukti yang diamankan di TKP di antaranya adalah satu cutter merah, satu cangkir plastik warna hijau, dua buah bungkus rokok, dua pisau dapur, selimut, dan lainnya. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini diolah dari tribunjabar.id dengan judul TERUNGKAP, Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung, Ini Tampangnya saat Ditangkap Polisi, Ada Luka Sayatan di Mayat Wanita Hamil, Terdengar Teriakan Astagfirullahaladzim di Malam Kejadian, dan Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Dibunuh Suami dengan Cara Sadis, Ribut Istri Ingin Lihat Handphone

https://wow.tribunnews.com/2020/10/23/suara-istigfar-pintu-ditendang-hingga-mual-terdengar-pada-malam-suami-membunuh-istrinya-yang-hamil?page=all

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved