Breaking News:

Berita Bolmut

Pemkab Bolmut Gandeng TNI Gelar Latihan Penanggulangan Bencana di Lapangan Sangkub

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal)

Tribun Manado / Majer Lumantow
Bupati Bolmut Depri Pontoh bersama Wabup Amin Lasena menghadiri Latihan Antisipasi Penanggulangan Bencana Alam oleh TNI, di Lapangan Imokima Sangkub 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bersama Kodim 1303 Bolaang Mongondow dan Korem 131 Santiago melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) dalam menghadapi bencana Hidrometeorologi.

Dalam kegiatan latihan tersebut ikut dihadiri oleh Bupati Bolmut Depri Pontoh bersama Wakil Bupati Amin Lasena di Lapangan Imokima Sangkub.

Bupati Depri Pontoh saat meninjau latihan penanggulangan bencana mengatakan terkait antisipasi bencana hidrometeorologi BPBD harus segera melakukan langkah-langkah antisipasi bencana hidrometeorologi akibat fenomena La Nina.

"Harus bergerak cepat, karena diprediksi akan meningkatkan curah hujan yang pastinya berdampak pada produksi sektor pertanian, perikanan dan perhubungan, serta serbaluaskan informasi mengenai perkembangan cuaca secepatnya kepada masyarakat," imbau Bupati Depri.

Baca juga: Bupati Yasti: Pusat Pemerintahan Bolmong Pindah di Dulangon

Baca juga: Olly Dondokambey Sabet CNBC Indonesia Award, Persembahkan Penghargaan untuk Rakyat Sulut

Baca juga: Danlantamal VIII Dampingi Pjs Gubernur Sulut Ikuti Rakor Nasional Bahas Penyebaran Covid-19

Hal ini pun langsung ditanggapi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yamg mengimbau masyarakat untuk tetap waspada bencana alam.

"Masyarakat Bolmut diimbau untuk tetap waspada bencana alam seperti banjir dan longsor yang bisa saja terjadi akibat hujan deras, apalagi cuaca ekstrem saat ini dengan angin kencang, supaya segera mengamankan diri beserta keluarga sehingga terhindar dari bencana alam," ujar Kepala BPBD Victor Nanlesy kepada Tribun Manado.

Dikatakannya, titik-titik longsor yang sangat rawan juga berada di sejumlah ruas jalan yang ada di Kecamatan Sangkub, Sampiro dan Sangtombolang.

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara Terus Bertambah

Untuk itu, sesuai arahan Pak Bupati pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian, TNI, Camat dan Sangadi di Desa rawan bencana agar masyarakat waspada dan sigap ditengah kondisi cuaca ekstrem saat ini.

"Sudah ada tim cepat tanggap yang diterjunkan untuk memantau kondisi dan situasi dilapangan.

Diharapkan juga para Sangadi untuk selalu melakukan koordinasi dengan BPBD sehingga jika sewaktu-waktu akan terjadi bencana alam bisa langsung diantisipasi," tandasnya.

Sementara itu, Dandim 1303/BM Letkol Inf Raja Gunung Nasution mengatakan pihaknya juga telah membentuk tim pelopor terdiri dari 15 orang masyarakat Kecamatan Sangkub yang memiliki peran memberikan kecepatan informasi terkait bencana alam.

Baca juga: Olly - Steven Batasi Aktivitas Kampanye, Khawatir Simpatisan Membludak

“Hal ini bertujuan agar kecepatan informasi suatu kejadian bencana dititik lokasi lebih awal bisa diketahui,” ungkap Dandim 1303/BM Letkol Inf Raja Gunung Nasution.

Dikatakannya, nanti seluruh peserta pelatihan baik TNI dan instansi terkait akan melaksanakan simulasi dilapangan imokima Sangkub dan beberapa titik lokasi yang ditentukan dalam menghadapi bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan semacamnya.

Dirinya juga berharap peserta bisa mengikuti latihan ini dengan baik sehingga mampu mengantisipasi bencana nanti. (Mjr)

Baca juga: Pastikan Pilkada Kondusif, Pjs Bupati Bolsel Tinjau Lokasi Kampanye Pasangan Berkah dan Riski

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Majer Lumantow
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved