Breaking News:

Terkini Daerah

Sempat di Sorot Komisi III DPRD, Dinkes Bolmut Bantah Pembangunan Gedung PSC Gunakan Air Asin

Dalam meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kepada Masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Mejer Lumatow/Tribunmanado
Pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Dalam meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kepada Masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan sementara melakukan pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) 119. 

Namun, pembangunan Gedung PSC ini sempat disorot oleh Komisi III DPRD Bolmut karena dinilai pembangunan konstruksinya bangunan mengandung campuran air garam.

Hal ini disampailan oleh anggota Komisi III DPRD Bolmut Suriansyah Korompot, yang terjun langsung meninjau di lokasi proyek.

“Sesuai laporan masyarakat dan pernyataan konsultan pengawas bahwa air yang digunakan pada pembagunan proyek tersebut terdapat campuran air asin. Jika terbukti ada kejanggalan pada pembangunan proyek PSC 119 tersebut, maka Komisi III akan menghadirkan Dinas terkait, PPTK, Konsultan, dan pihak ketiga untuk dimintai keterangan," kata Suriansyah.

Menanggapi hal ini, Dinas Kesehatan Bolmut melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Proyek Gedung PSC Yosefus Kristiawan membantah hal tersebut. Menurutnya pembangunan gedung PSC ini sudah sesuai perencanaan teknis. 

"Kita sudah terjun dilapangan untuk melakukan pengujian Hammer Tes di dinding bangunan untuk melihat kekuatan tekanan beton, dengan mengambil sampel beton di lima titik, untuk menguji tekanan dan komponen-komponen bangunan, hasilnya sesuai konversi perhitungan semuanya aman, kalaupun ada campuran air asin itu tidak benar, karena telah dilakukan pengujian beton," jelas Yosefus, kepada Tribun Manado, Sabtu (17/10/2020).

Dikatakannya saat ini memang pembangunan gedung PSC telah mencapai 60 persen, dari waktu kerja 150 hari dengan nilai kontrak Rp 837 juta dari APBD Kabupaten Bolmut, yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasa yaitu CV. Dwi Karsa Utama selaku kontraktor.

"Untuk konstruksi bangunan sementara berjalan, dan telah sesuai dengan perencanaan teknis pengerjaan oleh pihak kontraktor dan tidak ada masalah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sofian Mokoginta SKM mengatakan Proyek pembangunan yang sementara berjalan ini sebagai bentuk upaya pemerintah menjawab kebutuhan kecepatan penanganan medis kepada warga Bolmut.

"Pembangunan Public Safety Center (PSC) ini merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan, untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan tetapi juga dalam situasi kritis," jelas Mokoginta kepada Tribun Manado, Sabtu (17/10/2020).

Dikatakannya, layanan PSC ini merupakan amanah dari instruksi Presiden No 4 Tahun 2013, dimana seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia harus membentuk PSC. Dimana dalam pelaksanaaannya direncanakan secara bertahap, layanan ini akan terus dikembangkan sampai semua daerah otonom memiliki PSC sebagaimana fungsi PSC sebagai pusat koordinasi layanan kegawatdaruratan di suatu daerah.

"Jadi lewat PSC menyediakan layanan emergensi khususnya emergensi medik dengan menggunakan kode akses 119 dan bebas biaya, untuk mempercepat penanganan dan pertolongan pada korban yang membutuhkan penangan segera," pungkas Mokoginta. ( Tribunmanado/Mejer Lumatow)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Penulis: Majer Lumantow
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved