Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

Beredar Asisten Pribadi Pjs Bupati Boltim Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Christiano Talumepa

Beredar asisten pribadi (aspri) Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa diduga positif Covid-19.

Tayang:
Penulis: Siti Nurjanah | Editor:
SHUTTERSTOCK/creativeneko
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Beredar asisten pribadi (aspri) Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa diduga positif Covid-19.

Kabar tersebut dibantah oleh Indra Sarundajang aspri Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa.

Saat dihubungi Tribunmanado.co.id, dirinya berada di rumah dinas (rudis) Kotamobagu bersama keluarga Pjs Bupati Boltim dan beberapa rekannya.

"Saya ikut tes swab besama jajaran Pemkab Boltim beberapa hari lalu, dan saya belum terima hasilnya. Saat dikabarkan aspri positif Covid-19 saya kaget dan hari ini saya tida sedang isolasi di Modayag, saya berada di rudis bersama keluarga bapak dan rekan saya yang lain," ucapnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa menjelaskan, bukan aspri yang terpapar Covid-19, melainkan salah satu staf khusus bidang kemasyarakatan Pemkab Boltim.

"Yang sering bawa kamera dan shoting setiap ada kegiatan saya itu yang terpapar bukan aspri. Jadi dari semua yang diperiksa satu suspec diduga dia kena waktu minggu lalu pulang ke Manado," ujarnya.

Lanjutnya, menurut hasil laboratorium yang bersangkutan terkena sudah seminggu yang lalu.

"Dari laboratorium kemungkinan sudah seminggu terpaparnya. Jadi yang bersangkutan langsung diisolasi di rumah singgah yang ada di Modayag. Dan dia dinyatakan OTG," jelasnya

Dengan adanya ketambahan pasien Covid-18, dirinya mengatakan bahwa jika pemerintah wajib melaksanakan 3 T yaitu Testing, Tracing dan Treatment, maka di situ akan mendapatkan hasil apakah yang bersangkutan akan terpapar atau tidak.

"Jadi hasil positif yang dapat kemarin itu adalah hasil dari pemerintah melakukan 3 T, oleh karena itu pemerintah selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan 3 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak," ucpnya.

Karena menurutnya, Covid-19 adalah virus berbahaya yang tidak mengenal siapapun berpeluang untuk terkena.

"Siapa saja bisa terkena oleh karena itu kita hanya bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan wajib melakukan 3 T dan 3 M," jelasnya.

Ia berharap dari seluruh yang di tes swab oleh Pemkab Boltim melalui Dinkes tidak ada yang terpapar Covid-19.

Terpisah, terkait aspri Pjs Bupati Boltim yang dikabarkan diduga positf Covid-19, Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan info resmi dari Provinsi Sulut. (ana)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved