Breaking News:

KAMI

Gatot Nurmantyo Soroti Aktivis KAMI yang Ditangkap, Kejanggalan UU ITE Pasal 45: Tujuan Politis

Gatot menyatakan, penangkapan aktivis KAMI aneh dan tidak lazim. "KAMI menyesalkan dan memprotes penangkapan tersebut" tegas Gatot.

Editor: Frandi Piring
PANGLIMA TNI DISAMBUT MERIAH TNI-POLRI DALAM SAFARI RAMADAN DI MAKASAR - (Puspen TNI. Minggu, 26 Juni 2016). Alunan Salawat Badar dan senyum ceria anggota TNI-Polri menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan rombongan saat melaksanakan Safari Ramadhan 1437 H/2016 M, di lapangan Markas Kodam VII/Wrb Makassar, Sabtu malam (25/6/2016). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Gatot Nurmantyo soroti penangkapan akvitis KAMI.

Dikabarkan ada 8 anggota KAMI yang diamankan polisi.

Syahganda Nainggolan hingga Jumhur Hidayat yang baru melakukan operasi.

Gatot Nurmantyo menyesalkan tindakan kepolisian meringkus sejumlah aktivis KAMI yang menolak UU Cipta Kerja.

Ia menganggap penangkapan aktivis KAMI tersebut sebagai tindakan represif kepolisian.

"KAMI menyesalkan dan memprotes penangkapan tersebut sebagai tindakan represif

dan tidak mencerminkan fungsi Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat," kata dia.

Gatot menyatakan, penangkapan aktivis KAMI aneh dan tidak lazim.

Kejanggalan tersebut terutama mengenai penangkapan seorang petinggi KAMI, Syahganda Nainggolan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved