Breaking News:

Pendidikan

Belajar Agama Tanpa Hilangkan Hobi Anak-anak di Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu

Belajar agama dan meningkatkan bakat dan hobi tak dipisahkan pada pondok pesantren ini. Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu.

Tribun Manado/Handhika Dawangi
Santri Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu saat berada di Manado, Minggu 11 Oktober 2020. 

Anak-anak Al Hasanain masuk ke dalam Masjid Nurul Huda yang letaknya tepat di Lapangan Lokasi pertandingan. 

Mereka kemudian belajar mengaji. 

Ustaz Maulana Abdul Malik, sebagai pengasuh di Pondok Pesantren Al Hasanain menemani anak-anak tersebut di dalam masjid. 

Saat itu mereka sedang mengikuti One Day Tournament FU 12.

Santri Pondok Pesantren Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu.
Santri Pondok Pesantren Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu. (Istimewa)

"Kalau ditambah dengan ini sudah sekitar 20 kali Tim Al Hasanain bertanding. Untuk Turnamen sudah 2 kali. Sisanya adalah uji coba dengan berbagai tim di BMR dan Sulut," ujar Ustaz Maulana Abdul Malik kepada tribunmanado.co.id.

Ustaz Maulana Abdul Malik mengatakan seperti inilah yang akan dilakukannya untuk santri-santri. 

Belajar agama tanpa hilangkan hobi anak-anak satu di antaranya sepak bola. 

Maulana Malik mengatakan hingga kini sudah ada 30 santri. 

Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu, Ustaz Maulana Abdul Malik.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasanain Islamic Soccer School Kotamobagu, Ustaz Maulana Abdul Malik. (Istimewa)

"Jadi selain sebagai pondok pesantren untuk MTS, di Al Hasanain juga menjadi wadah untuk anak-anak mengembangkan bakat di bidang sepak bola bagi anak-anak usia dini.

Dan yang melatih santri bermain bola adalah mantan Pemain Timnas 2008 Firman Usman," ujar Maulana Malik. 

Halaman
123
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved