Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Minggu Malam, Pengendara Motor Tewas Bertabrakan dengan Penjual Sate
Kecelakaan maut, I Wayan Subagiana tewas setelah bertabrakan dengan kendaraan lain.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan maut di Jalan Raya Lebah, Semarapura Kangin, Klungkung, Bali, Minggu malam (4/10/2020).
Akibat dari kecelakaan tersebut, I Wayan Subagiana (69), seorang jero mangku yang berasal dari Dusun Kanginan, Desa Paksebali, Klungkung meninggal dunia.
Kecelakaan melibatkan dua kendaraan.
I Wayan Subagiana meninggal dunia setelah Bertabrakan dengan penjual sate.
I Wayan Subagiana mengalami cedera kepala berat, karena saat kecelakaan ia berkendara tidak menggenakan helm
Kanit Laka Klungkung Kanit Lantas Polres Klungkung IPTU I Gusti Mahendra menjelaskan,
kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat kejadian, Wayan Subagiana yang mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit No Polisi DK 2810 IZ
bergerak dari arah selatan (Jalan Rama), menuju ke Utara (Jalan Raya Lebah).
Di saat bersamaan, datang Salam Selamet (51), pedagang sate mengendarai sepeda motor Jupiter MX
dengan nopol DK 3494 MM yang datang dari arah utara ( Jalan Raya Merapi menuju ke Barat (Jalan Raya Lebah).
Keduanya pun terlibat tabrakan di pertigaan Jalan Raya Lebah.
"Kecelakaan itu menyebabkan Wayan Subagiana mengalami luka parah di kepala,
dan dilarikan ke UGD RSUD Klungkung. Sementara Selamet, lutut kanannya bengkak," jelas Mahendra, Senin (5/10/2020).

Wayan Subagiana yang juga dikenal sebagai seorang dosen tersebut, mengalami pendarahan di kepala,
hingga menghembuskan napas terakhirnya di UGD RSUD Klungkung.
"Kami masih lidik kejadian kecelakaan ini. Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan,
sudah kami amankan di Polres Klungkung," jelas Mahendra.
Kecelakaan Dini Hari
Seorang pria berusia 48 tahun menjadi korban kecelakaan maut.
Diketahui, korban merupakan seorang tukang sayur bernama Semri Fallo (48).
Menurut informasi yang ada, Semri Fallo tewas seketika usai ditabrak mobil Kijang LGX yang dikemudikan oleh pria berinisial YHR.
YHR adalahw arga Kecamatan Maulafa, Kupang, NTT.
Mirisnya, YHR ternyata dalam kondisi mabuk saat mengendarai mobil tersebut.
Kronologi
Kasat Lantas Polres Kupang Kota Iptu Andri Aryansyah mengemukakan, awalnya YHR mengendarai mobil Kijang LGX bernomor polisi DH 1385 AT.
Mobil yang dikemudikan YHR itu melaju dari arah Oepura hendak menuju ke arah Bello pada dini hari. Lantaran mengemudi dalam keadaan mabuk minuman keras, YHR melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Dari arah berlawanan, seorang pedagang sayur bernama Semri Fallo mengendarai motor Honda Beat dan berboncengan dengan seorang wanita bernama Sarah.
Tiba-tiba mobil yang dikendarai YHR keluar jalur dan masuk ke lajur kanan jalan. Mobil itu menabrak motor Semri Fallo.
"Akibatnya menabrak pengendara sepeda motor yang bergerak dari arah Bello ke Oepura," tutur Andri.
Meninggal di Lokasi
Akibat kecelakaan tersebut, Semri meninggal di lokasi kejadian. Ia mengalami luka robek di bagian perutnya.
Sedangkan Sarah mengalami luka bengkak, luka di lidah dan sakit di bagian dada. Polisi pun bergerak menangkap YHR.
"Saat ini pengendara mobil sedang kita mintai keterangan di kantor," ujar Andri. (Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere)
(TribunBali.com/Eka Mita Suputra)
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Terlibat Kecelakaan dengan Dagang Sate di Klungkung, Jro Mangku Meninggal Alami Cedera Kepala Berat,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-jenazah-remaja-yang-tewas.jpg)