Viral

Wanita Ngamuk di Bandara karena Gagal Swab, Tantang Presiden: 'Jokowi Suruh Turun Kesini Lawan Saya'

Beredar video seorang wanita berjilbab marah-marah di sebuah bandara. Diketahui perempuan tersebut adalah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Editor: Glendi Manengal
INSTAGRAM/@smart.gram
Seorang wanita yang mengaku sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengamuk di bandara hingga tantang presiden, diduga gagal terbang akibat dipersulit oleh tes swab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beredar video seorang wanita berjilbab marah-marah di sebuah bandara.

Diketahui perempuan tersebut adalah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Perempuan tersebut marah-marah karena hasil swabnya membuatnya tak bisa berangkat.

Latar Belakang Dibentuknya TNI, Dibentuk untuk Menjaga Keselamatan di Berbagai Daerah

Kisah Kekejaman Milisi Sipil Gagak Hitam, Brutal Bantai Anggota PKI, Ini Pengakuan Algojonya

Kecelakaan Maut, Tiga Orang Meninggal, Mobil Tabrak Truk hingga Masuk Kolong, Korban Selamat Balita

tribunnews

Baru-baru ini media sosial sedang dihebohkan dengan sebuah tayangan video seorang wanita yang mengaku Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengamuk di sebuah bandara.

Diduga, wanita tersebut mengamuk karena penerbangannya dipersulit lantaran hasil swab yang disebut gagal.

Tak terima karena penerbangannya dipersulit, wanita tersebut lantas mengamuk dan berteriak-teriak hingga menyuruh Presiden Jokowi ke Bandara.

Seperti dalam tayangan video berdurasi lebih dari 2 menitan tersebut, tampak suasana di sebuah bandara terlihat ramai dikunjungi oleh warga yang ingin melakukan penerbangan.

Salah satunya dihadiri oleh seorang wanita berbaju dan berjilbab warna ungu yang mengaku dirinya merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Tasikmalaya.

Namun di tengah antrian calon penumpang, wanita tersebut mengamuk dan berteriak keras hingga membuat suasana bandara menjadi gaduh.

Diduga, wanita tersebut gagal mengikuti penerbangan sesuai dengan jadwal keberangkatannya akibat dipersulit dengan hasil tes swab.

"Haa coba, sekarang ke rumah sakit berapa ini, Rp 2.800.000. ini diksih majikan,"

"Sekarang disini masih dipersulit lagi. Kata majikan katanya ini sudah lengkap semua. Tapi kenapa selalu disini dipersulit," kata wanita tersebut dengan nada mengamuk.

Lewat perkataannya di tengah amukan di bandara tersebut, wanita itu mengaku bahwa dirinya sudah menunggu selama tujuh bulan di rumah untuk kembali ke negara tempat dirinya bekerja.

Selama rentang waktu itu pula ia yang juga mengaku sebagai tulang punggung keluarga tidak pernah bepergian kemanapun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved