Breaking News:

Update Virus Corona Dunia

Cerita Pilu, Perjuangan Petugas Medis India Lawan Covid-19, Dipukul & Digigit: 'Tanpa Ampun'

Mereka mengaku kesulitan menghadapi masyarakat India yang masih menentang keberadaan Covid-19.

Editor:
(Sky News)
Berikut cerita pilu petugas medis di India saat melacak pasien Covid-19, sampai dipukul dan digigit keluarga pasien. 

Setiap pekerja ASHA bertanggung jawab atas 1.000 hingga 1.500 orang di pedesaan dan daerah semi-perkotaan.

Mereka memeriksa kadar oksigen, memantau detak jantung pasien, menyaring demam, mensurvei dan melacak populasi pedesaan dan memberikan saran tentang tindakan pencegahan COVID-19.

Mandat mereka adalah menjaga agar penduduk pedesaan negara itu sehat dan bebas pandemi, tetapi kesehatan mereka sendiri terancam.

Dengan hampir tidak ada perlindungan, mereka siap dipanggil siang dan malam dengan gaji bulanan sekitar £ 50 (Rp 950.000) termasuk £ 11 (Rp 211.000) untuk pekerjaan COVID-19 mereka.

Bahkan di beberapa negara bagian gajinya hampir setengahnya karena mereka dianggap sukarelawan, tanpa status hukum dan tergantung pada belas kasihan pemerintah.

Seema, seorang pekerja ASHA selama tujuh tahun, mengaku mempertaruhkan nyawanya saat melakukan pekerjaan ini.

'Kami adalah pekerja garis depan, kami mempertaruhkan nyawa kami dan nyawa anak-anak kami."

"Anak-anak kami ingin memeluk kami segera setelah kami kembali, terkadang kami bahkan tidak punya waktu untuk mandi," katanya.

Kini, India masih menempati peringkat kedua dengan kasus virus corona terbanyak di dunia.

Mereka memiliki 6.553.027 kasus yang terkonfirmasi hingga Minggu (4/10/2020).

Dengan 101.841 pasien meninggal dunia dan 5.509.966 pasien yang dinyatakan sembuh.

(Tribunnews.com/Maliana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Pilu Petugas Medis India Alami Kekerasan Saat Melacak Pasien Corona: Dipukuli Keluarga Pasien, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/10/04/cerita-pilu-petugas-medis-india-alami-kekerasan-saat-melacak-pasien-corona-dipukuli-keluarga-pasien?

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved