Wawancara Khusus

Ingin Majukan Manado, Andrei Angouw Fokus Penataan Kota dan Menyejahterakan Masyarakat

Andrei Angouw merupakan salah satu calon wali kota Manado 2020 yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Andrei Angouw 

AA: Pasti ada, contohnya TPA Regional itu. TPA Regional itu pemerintah provinsi yang mengkoordinasi tapi pemerintah kota yang mengumpulkan (sampah). Kalau pengumpulan (sampah)nya payah maka tidak bisa berjalan. Jadi harus tetap diatur pemerintah kota.

TM: Dapat informasi contoh sebelum-sebelumnya adalah terkait pembebasan lahan dan hal teknis lain. Ke depan akan bagaimana?

AA: Seperti yang saya bilang tadi, kita akan mendukung program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar program kita didukung. Contoh Ringroad III itu sebenarnya rencananya sudah lama tapi masalahnya di pembebasan lahan sehingga kita geser ke daerah Minahasa.

TM: Pandemi Covid-19 menghalangi gerak pemerintah, sehingga para paslon harus menyesuaikan programnya dengan keadaan saat ini. Salah satu yang juga bermasalah di Kota Manado adalah pengangguran yang kemungkinan sudah banyak. Bagaimana Bapak akan mengatasinya?

AA: Ini adalah permasalahan dunia. Yang menggerakkan perekonomian adalah investasi, ekspor, dan konsumsi. Begitu konsumsi berhenti, ya berhenti semua.

Pertama kita harus mendorong aktivitas masyarakat seperti bekerja dan konsumsi tetap berjalan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan. Kita juga harus mendukung program pemerintah pusat seperti pemberian insentif dan stimulus-stimulus lainnya.

Kita pastikan program-program itu tepat sasaran karena kita yang paling dekat dengan masyarakat. Kalau semua mau dapat program itu tentu tidak akan cukup.

Istilahnya kita berada dalam badai yang intinya adalah survival. Usahakan kapal kita jangan tenggelam agar bisa membantu orang-orang yang sudah mau tenggelam. Kalau dia bisa berenang biarkan saja berenang, kalau terlalu banyak mau membantu orang juga tidka bisa semua kita selamatkan.

TM: Jadi pemimpin harus mampu memilah dan memilih?

AA: Iya, saya rasa masyarakat juga bisa menerima konsep ini. Karena jika satu tenggelam dijurang kesusahan akan rawan menjadi korban kriminalitas. Jadi jika ada yang bisa berenang sendiri ya berenang sendiri dulu.

TM: Intinya jika ada masyarakat yang mampu diharapkan bisa membantu pemerintah untuk menolong orang lain ya.

AA: Kalau membantu kan soal hati nurani masing-masing ya. Paling tidak ia tidak mengambil bagian orang lain yang membutuhkan.

TM: Kemudian soal pasar, bagaimana pasar tradisional harus mengikuti perkembangan zaman? Karena banyak pasar tradisional di Manado yang tidak layak.

AA: Pokoknya konsepnya penjual nyaman, bisa berdagang dengan baik dan mendapat untung, dan pembeli bisa nyaman berbelanja. Itulah konsepnya. Banyak peluang untuk meningkatkan pelayanan dan ditata dengan baik.

TM: Contoh dulu ada wali kota Manado almarhum Najoan Eman selain penataan sampah juga penataan pasar di zamannya dinilai baik. Nah kedepannya Pak Andrei akan seperti apa?

AA: Yang paling penting cara berpikirnya dulu. Seperti tadi yang saya bilang yang penting pembeli nyaman dan dapat harga terbaik, penjualnya bisa berdagang dengan baik dan untung. Kalau dua hal ini bisa diciptakan dengan relokasi ya bisa kita lakukan

TM: Selain pasar, pekuburan juga mulai menjadi masalah di Manado. Bahkan di Teling ada yang sampai tiga tingkat, nah ini harus diatur. Bagaimana pandangan Pak Andrei?

AA: Tugas wali kota melakukan penataan kota termasuk pekuburan. Jadi menurut saya kita harus menata ini dan masyarakat harus diberikan solusi. Tentu jika saya terpilih saya akan memberikan solusi.

TM: Untuk kuburan saat ini apakah terpikirkan untuk direlokasi?

AA: Kalau untuk itu belum, saya baru berpikir kalau nanti ada yang meninggal akan diberikan satu areal secara gratis tapi kita yang atur. Kalau mau atur sendiri kami akan sediakan kluster lain tapi harus bayar. Kita bisa bikin BUMD untuk mengelola pekuburan daerah.

TM: Dalam menjadikan Manado kota yang lebih baik nanti mungkin bisa disampaikan ke Tribunners apa yang menjadi program-program Pak Andrei ke depan dan harapannya.

AA: Jadi tugas dari wali kota membuat masyarakat di kota nyaman dan sejahtera. tugas utama menata kota ini, membuat kota ini nyaman untuk ditinggali bersama, membuat kota ini teratur dan membuat masyarakatnya sejahtera.

TM: Terkait Covid-19 apakah ada imbauan?

AA: Jangan lupa pakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak. Serta tetap beraktivitas tentu dengan mengikuti aturan dari pemerintah. Di setiap krisis selalu ada peluang, jadi saya harap krisis ini bisa memberikan kita kreativitas untuk melakukan lompatan besar ke depan.

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved