Nasional
Berbarengan Ikut Pilkada 2020, Berapa Kekayaan Gibran dan Menantu Jokowi, Bobby Nasution?
Gibran dan Bobby menyetor LHKPN mereka dalam rangka kontestasi Pilkada 2020. Berapa kekayaannya?
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bersama maju mencalonkan diri di Pilkada 2020, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menantu laki-lakinya menjadi sorotan.
Diketahui, sang putra sulung, Gibran Rakabuming Raka maju di Pilkada Solo.
Sedangkan menantu presiden Jokowi, yakni Bobby Nasution maju di Pilkada Medan.
Terkait hal tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan menantu Jokowi, Bobby Nasution.
Gibran dan Bobby menyetor LHKPN mereka dalam rangka kontestasi Pilkada 2020.
Gibran maju sebagai calon Wali Kota Solo sedangkan Bobby maju sebagai calon Wali Kota Medan.
Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Gibran tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 21.152.810.130.

Sementara itu, total harta kekayaan Bobby berjumlah Rp 54.861.280.543.
Harta Gibran
Kekayaan Gibran tersebut terdiri dari lima bidang tanah yang tersebar di Sragen dan Surakarta senilai Rp 13,4 miliar.
Lalu, delapan unit kendaraan bermotor senilai total Rp 682 juta yang terdiri dari tiga sepeda motor jenis Honda Scoopy, Honda CB-125, dan Royal Enfield,
serta lima unit mobil berupa dua unit Toyota Avanza, Daihatsu Grand Max, Isuzu Panther, dan Mitsubishi Pajero Sport.
Selanjutnya, Gibran tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 260 juta, kas dan setara kas senilai Rp 2.154.396.134, serta harta lain senilai Rp 5,552 miliar.
Namun, Gibran tercatat memiliki hutang senilai Rp 895.586.004.

Harta Bobby
Bobby tercatat memilki delapan bidang tanah yang tersebar di Jakarta, Deli Serdang, Medan, dan Surakarta dengan nilai total Rp 34,175 miliar.
Bobby juga tercatat mempunyai enam unit kendaraan senilai total Rp 1,26 miliar berupa mobil Toyota Kijang Innova,
Mitsubshi Lancer, Honda Accord, Suzuki ST100, Nissan Juke, dan sepeda motor Yamaha Mio.
Selain itu, Bobby tercatat memiliki surat berharga Rp 10,5 miliar dan kas senilai Rp 8.926.280.543.
Seperti diketahui, pada Pilkada Kota Solo, Gibran berduet dengan Teguh Prakosa akan menghadapi pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo.
Sedangkan, pada Pilkada Kota Medan, Bobby yang berduet dengan Aulia Rachman menghadapi pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.
Kekayaan Jokowi
Presiden Jokowi diketahui sudah dua kali terpilih menjadi Presiden untuk memimpin Indonesia.
Pada periode pertama kepemimpinannya yakni tahun 2014-2019 berdampingan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Lalu pada Pilpres 2019, mantan Gubernur DKI Jakarta ini kembali terpilih sebagai presiden untuk periode kedua tahun 2019-2024. Kali ini didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Lalu 2 kali jadi presiden dan punya bisnis mebel di Solo, berapa kekayaan Jokowi saat ini?
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN) dari laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Jokowi terakhir kali menyampaikan harta kekayaannya pada 29 Februari 2020.
Dalam LHKPN, Jokowi melaporkan harta yang dimilikinya tercatat sebesar Rp 54,71 miliar atau tepatnya Rp 54.718.200.893.
Berdasarkan LHKPN pada saat dilantik Oktober 2019, harta kekayaan Jokowi senilai Rp 50.248.349.788 atau Rp 50 miliar. Sedangkan harta kekayaan Ma'ruf Aminsenilai Rp 11.645.550.894 atau Rp11 miliar.
Itu berarti harta kekayaan Jokowi mengalami kenaikan senilai Rp 14 miliar lebih.
Menurut LHKPN Februari 2020, aset kekayaan terbesar Jokowi berasal dari properti.
Dia tercatat memiliki tanah dan bangunan yang hampir seluruhnya berada di wilayah eks Keresidenan Solo atau Solo Raya.
Rinciannya, ada 19 bidang tanah dan bangunan miliknya yang tersebar di Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Sukoharjo.
Satu aset properti sisanya berada di luar Solo Raya, berupa bangunan seluas 5.362 meter persegi di Jakarta Selatan dengan nilai taksiran Rp 14 miliar.
Tak ada mobil Esemka di LHKPN Jokowi
Jokowi juga melaporkan harta kekayaan lainnya berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 647.500.000.
Dalam catatan 8 harta bergerak yang dilaporkannya, tidak ada kendaraan mobil Esemka.
Diketahui, Jokowi meresmikan pabrik Esemka di Boyolali pada 6 September 2019 lalu. Lalu sempat giat mempromosikan mobil Esemka saat masih menjadi Wali Kota Surakarta.
Kendaraan-kendaraan yang dimiliki Jokowi antara lain Suzuki pick up tahun 1997 Rp 10 juta, Isuzu pick up tahun 2002 senilai Rp 60 juta, mobil sedan Mercedes Benz tahun 2004 Rp 175 juta, sedan Mercedez Benz tahun 1996 Rp 60 juta.
Lalu truk Isuzu tahun 2002 Rp 50 juta, mobil Nissan Livina tahun 2010 Rp 110 juta, dan mobil Nissan Juke tahun 2012 senilai Rp 110 juta.
Kendaraan roda dua yang dimiliki Jokowi yakni sepeda motor Yamaha Vega tahun 2001 dengan nilai Rp 2,5 juta.
Kemudian selain properti dan kendaraan, harta lainnya yang dilaporkan Jokowi yakni harta bergerak lainnya senilai Rp 360 juta, kas dan setara kas Rp 8,92 miliar.
Jokowi tercatat juga memiliki utang sebesar Rp 861,35 juta.
Dalam keterangan LHKPN, Presiden Jokowi tercatat berada di unit kerja Pimpinan Pemerintahan di lembaga Kantor Presiden di sub unit kerja Kepala Pemerintahan.
Dengan kekayaan seperti itu, dalam beberapa bulan setelah dilantik jadi Presiden periode 2019-2024, harta kekayaan Jokowi mengalami peningkatan. (*)
Tautan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gibran-rakabuming-raka-dan-adik-iparnya-bobby-nasution.jpg)