Berita Tomohon
Kaki Tenaga Kontrak Ini Akan Diamputasi karena Tersengat Listrik, Ini Kata Kasat Pol-PP Tomohon
pria yang kesehariannya bertugas di Pemadam Kebakaran ini terpaksa bakal kehilangan kaki kanannya, lantaran akan diamputasi usai tersengat listrik
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Apes dialami Chrissolid Wihyawari Warga Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan yang juga merupakan tenaga kontrak (Nakon) di Pemerintah Kota Tomohon.
Sebab, pria yang kesehariannya bertugas di Pemadam Kebakaran ini terpaksa bakal kehilangan kaki kanannya, lantaran akan diamputasi usai tersengat listrik pada Sabtu 5 September lalu.
"Memang senin esok akan dilakukan operasi, yang mana akan diamputasi Kaki kanannya," kata Tonny Rumajar yang merupakan Ayah Angkat Chrissolid, Minggu (20/9/2020).
Tonny mengakui insiden yang nyaris merenggut nyawa Chrissolid, ini berawal dari instruksi Kasat Pol PP Tomohon.
Yang mana saat itu, Chrissolid disuruh untuk memasang baliho salah satu kandidat bakal pasangan calon.
• Promosikan Ikan Khas Danau Tondano, Bupati Minahasa Buka Pelaksanaan Fun Bike
• Puluhan Kilometer Memburu Sinyal, Tempat Parkir Jadi Kelas
• JG-KWL Janji Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat Kepulauan
"Dia disuruh pasang baliho calon. Sebelum tersengat listrik dia sudah memasang baliho tiga lokasi, yaitu di Garnet, depan Gereja Katolik dan depan Rindam," ungkap Tonny.
"Saat tersengat listrik, itu baliho ke empat yang memang sudah tiga hari berturut-turut," tambahnya.
Untuk dia mengharapkan tanggung jawab dari Pemkot, apalagi anak Chrissolid masih kecil-kecil.
"Kita tinggal lihat perhatian Pemkot, karena anak-anaknya masih kecil. Yang bungsu saja masih satu tahun," keluhnya.
• Puluhan Kilometer Memburu Sinyal, Tempat Parkir Jadi Kelas
• WCD 2020 Kotamobagu Sukses, 3.790 Kilogram Sampah Berhasil Dikumpulkan
Selain itu, Tonny menyebut terkait insiden ini sudah dilaporkan ke Bawaslu Tomohon.
"Sudah dilaporkan dan saya sudah memberikan keterangan di Bawaslu," tutup Tonny.
Terpisah, Kasat Pol PP Tomohon Syske Wongkar saat dikonfirmasi engan memberikan penjelasan.
"Kan saya sudah dipanggil Bawaslu Jumat lalu, jadi semuanya diserahkan ke Bawaslu. Karena kalau mau tanggapan lagi sudah jadi lain. Karena kadang telpon tertawa-tertawa, serta apa yah jadi begini," kata Syske Minggu (20/9/2020) siang.
• Sang Petugas Barbar Era Covid-19
Sebelumnya Syske mengakui kalau memerintahkan Chrissolid untuk pasang baliho.
Namun dirinya membantu kalau baliho itu merupakan baliho Bapaslon.
"Saya memang yang tugaskan. Tapi itu baliho milik Karang Taruna," ungkapnya
Adapun Chrissolid sendiri diketahui sebelumnya ditugaskan memasang baliho yang diduga milik salah satu bapaslon di Depan Gedung Triple M. (hem)
• Sentra Medika Hospital Internasional Beroperasi, Gubernur Olly Harap Sulut Bisa Sekelas Singapura
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: