Berita Internasional

Covid-19 Belum Selesai, Bakteri Baru Muncul di China, Laboratorim Bocor 3.000 Warga Lanzhou Terpapar

Dailymail.co.uk menginformasikan, ribuan orang di Lanzhou di barat laut China China dinyatakan positif mengidap penyakit bakteri menular.

Editor:
Istimewa
Ribuan orang di Lanzhou di barat laut China telah dites positif mengidap penyakit bakteri menular setelah kebocoran dari pabrik biofarmasi milik negara yang membuat vaksin untuk hewan. (dailymail) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dailymail.co.uk menginformasikan, ribuan orang di Lanzhou di barat laut China China dinyatakan positif mengidap penyakit bakteri menular.

Wabah Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China, kini masih menjadi pandemi di dunia, kini muncul lagi bakteri yang sangat bahaya dan telah menulari ribuan orang di negara komunis tersebut.

Ribuan orang terpapar bakteri menular setelah kebocoran dari pabrik biofarmasi milik negara yang membuat vaksin untuk hewan.

Seperti diketahui, Virus Corona yang kini menjangkit puluhan juta penduduk di dunia ini bersumber dari Wuhan, China.

Ilustrasi Covid-19 Minggu
Ilustrasi Covid-19 Minggu ((freepik))

Pemerintah China menyebut virus penyebab Covid-19 itu bersumber dari kelelawar di pasar tradisional.

Tetapi, sejumlah pakar Eropa dan Amerika Serikat menyebut virus itu berasal dari laboratorium virologi di Wuhan, China. 

Kronologi Kejadian

Pejabat kesehatan di Lanzhou, kota berpenduduk 2,9 juta, mengatakan 3.245 orang telah terjangkit brucellosis.

Brucellosis adalah penyakit yang sering disebabkan oleh kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi atau produk hewani yang dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Sebanyak 1.401 orang lainnya dinyatakan positif awal untuk penyakit tersebut setelah pihak berwenang memeriksa hampir 22.000 penduduk.

Belum ada kematian yang dilaporkan.

Pejabat China juga mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan dari orang ke orang.

Brucellosis juga dikenal sebagai demam Malta atau demam Mediterania.

Gejala brucellosis antara lain orang tersebut akan sakit kepala, nyeri otot, demam, dan kelelahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved