Kuliah Daring
Tiga Guru Pendidikan Agama Kristen Boltim Ikut Kuliah Daring
Para peserta telah melakukan registrasi pendaftaran sejak tanggal 5 sampai 11 September 2020 melalui website yang telah ditentukan.
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Lanjutan perkuliahan Dalam Jaringan (Daring) yang diikuti para guru, telah dijadwalkan dimulai sejak tanggal 16 September 2020 sampai dengan 20 November 2020.
Hal ini berdasarkan Surat Rektor IAKN Ambon Nomor B-271 /Iak.03/PP.009/9/2020 perihal Pemberitahuan kegiatan Lokakarya, PPL dan UKM-PPG Tanggal 1 September 2020.
Para peserta telah melakukan registrasi pendaftaran sejak tanggal 5 sampai 11 September 2020 melalui website yang telah ditentukan.
Adapun peserta dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang akan mengikuti kegiatan ini berjumlah tiga orang yaitu Jembris Aramana dari SMP Satap Matabulu, Paul Hosang dari SMP Negeri 2 Nuangan, dan Defrison Makawimbang dari SMP Satap Jiko.
Paul Hosang satu di antara peserta mengatakan, 16 September 2020 merupakan hari pertama pelaksanaan PPG PAK yang dilaksanakan IAKN Ambon secara daring.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka di kampus IAKN Ambon, tapi untuk saat ini karena pandemi Covid-19, dilaksanakan secara daring.
“16 September untuk rombel 36 di mana yang di dalamnya ada 3 peserta dari Boltim mengikuti Lokakarya dengan materi "Perangkat Pembelajaran" dan dalam kontrak pembelajaran yang harus dilakukan peserta yaitu Membuat resume, berdiskusi serta membuat tugas dan waktu pelaksanaan dimulai jam 12.00 - 19.00 waktu setempat," ungkap Paul.
Lanjutnya, setelah proses daring selesai, peserta akan melaksanakan ujian tatap muka yang diberi kemudahan dengan memilih sendiri lokasi ujiannya, karena saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boltim Ahmad Sholeh, M.Pd memberikan motivasi agar para peserta semangat dalam mengikuti Proses daring.
“Saya berpesan agar peserta tetap semangat dalam mengikuti kuliah Daring, yang dijadwalkan kurun waktu lamanya 2 bulan. Karena apa yang sedang diperjuangkan saat ini oleh ketiga peserta ini untuk menjadi seorang Guru Profesional demi Pendidikan yang lebih maju lagi khususnya Pendidikan Agama Kristen," ucapnya.
Menurutnya, konsekuensi dari menjadi guru profesional adalah semakin besar tanggung jawab yang akan dipikul namun berbarengan dengan itu, jika lulus, maka akan mendapatkan sertifikat pendidik dan nomor registrasi guru dan negara akan memberikan tunjangan profesi guru sebesar gaji 0okok guru tersebut.
Terpisah dari itu, Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kenag Boltim Yety Adeleida Sulelino, SH juga berpesan kepada peserta agar tetap semangat dan menjaga kesehatan.
“Tetap semangat, jaga kesehatan agar tidak sakit, dan tetap andalkan Tuhan dalam setiap aktifitas," ucapnya. (ana)
• Kecelakaan Maut, Karyawan Bank Tewas Tabrak Truk Mogok, Korban Tidak Melihat Aba-aba
• Jadwal Persalinan Irish Bella Dipercepat, Istri Ammar Zoni: Berserah Ya Allah, Ya Mujib, Ya Shamad
• Soal Perbatasan Malaysia-RI di Pulau Sebatik, Tito: Tak ada Garis Batas yang Jelas, Cuma Patok Saja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/para-guru-yang-melanjutkan-ke-tahap-perkuliahan-dalam-jaringan-daring.jpg)