Breaking News:

Sehat & Cantik

BPOM Ingatkan Agar Masyarakat Stop Gunakan Kosmetik Bermerkuri, Bisa Menyebabkan Gangguan Saraf

Maya mengingatkan bahwa kosmetik itu pada dasarnya adalah suatu produk yang dipergunakan di luar tubuh manusia, dengan tujuan sebagai berikut.

Ilustrasi kosmetik yang berbahan merkuri. Para ahli telah mengingatkan bahwa kosmetik yang berbahan merkuri bisa mengancam kesehatan Anda. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahukah Anda, ternyata sebagian besar produk kosmetik yang memiliki efek instan memutihkan kulit mengandung senyawa merkuri.

Berbahayanya bahan senyawa yang terkandung di sebagian produk kosmetik ini telah diperingatkan oleh para ahli.

Masyarakat diingatkan agar menjauhi produk yang mengandung bahan berbahaya tersebut, terutama yang umumnya terdapat di dalam kosmetik.

Lantas, mengapa perlu meninggalkan pemakaian produk kosmetik bermerkuri?

Kepala Badan POM Indonesia, Dr Penny K Lukito MCP menegaskan, produk kosmetik bermerkuri umumnya bisa mengakibatkan efek samping sesaat setelah penggunaan pada kulit yang sensitif.

"Produk kosmetik bermerkuri juga akan membuat dampak jangka panjang kepada penggunanya, bukan hanya saja dapat merusak kulit wajah," kata Penny dalam diskusi daring bertajuk Stop Kosmetik Bermerkuri, Petaka Dibalik Putih dalam Sekejap, Rabu (6/9/2020).

Bahaya kosmetik bermerkuri juga dapat berdampak pada kesehatan dan memicu berbagai penyakit di antaranya sebagai berikut.

- Penyakit kanker
- Kanker kulit
- Gangguan janin apabila dipakai saat sedang hamil
- Gangguan saraf
- Gangguan ginjal yang kronis
- Emboli paru (penyumbatan pembuluh darah paru)

Kulit cantik itu yang sehat

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Dra Mayagustina Andarini Apt MSc menambahkan sebenarnya merkuri itu sendiri adalah suatu logam yang berbentuk cair dan hanya menguap di suhu tinggi minimal 375 celcius, serta berwarna silver.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved