Breaking News:

Manado

Pemerintah Siapkan Rompi Oranye Bagi yang Melanggar Protokol Kesehatan di Manado, Ada Tulisannya

Wali Kota Vicky terus mensosialisasikan protokol kesehatan dengan melibatkan Kepala Lingkungan (Pala) dan masyarakat sampai di tingkat paling bawah.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Handhika Dawangi
Istimewa
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memperlihatkan rompi bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota Manado menyiapkan rompi untuk warga yang  melanggar protokol kesehatan. 

Pada rompi tersebut ada tulisannya. 

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, tak pernah berhenti mensosialisasikan protokol kesehatan kepada warganya.

Menyampaikan mengenai protokol kesehatan pencegahan covid 19, Wali Kota Vicky turun mendatangi setiap kelurahan yang ada di Kota Manado.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memperlihatkan rompi bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan.
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memperlihatkan rompi bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan. (Istimewa)

Sudah ada beberapa kelurahan yang didatangi Vicky, yakni kelurahan yang berada di Kecamatan Mapanget, Wenang, Tikala dan kemarin Senin 14 September di Paal Dua. 

Ada 7 kelurahan di Kecamatan Paal Dua yang didatangi Wali Kota Vicky untuk menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan yakni Dendengan Dalam, Dendengan Luar, Ranomuut, Kairagi Weru, Malendeng, Paal Dua dan Perkamil.

Wali Kota Vicky terus mensosialisasikan protokol kesehatan dengan melibatkan Kepala Lingkungan (Pala) dan masyarakat sampai di tingkat paling bawah.

Hingga saat ini memang terpantau masih ada warga yang masih abai terhadap protokol kesehatan guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, pejalan kaki maupun pengendara. 

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memperlihatkan rompi bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan.
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut memperlihatkan rompi bagi warga yang tidak disiplin protokol kesehatan. (Istimewa)

Wali Kota Vicky terus mengajak kepada pemerintah kecamatan, kelurahan sampai ke kepala lingkungan bersama masyarakat untuk bergotong-royong memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Mari kita bergotong-royong dengan cara ketat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan menjaga jarak,

serta olahraga secukupnya dengan pola hidup bersih dan sehat," ujar wali kota.

Tim Gabungan Satgas Covid 19 Manado memberikan sanksi push up kepada warga yang tak memakai Masker tadi malam Jumat 11 September 2020 Pukul 21.00 WITA di Jalan Martadinata Paal Dua.
Tim Gabungan Satgas Covid 19 Manado memberikan sanksi push up kepada warga yang tak memakai Masker tadi malam Jumat 11 September 2020 Pukul 21.00 WITA di Jalan Martadinata Paal Dua. (Tribun Manado/Handhika Dawangi)

Lanjut wali kota, satgas Covid-19 di tingkat lingkungan ini adalah salah satu upaya pemerintah menyiapkan masyarakat menghadapi fase adaptasi kebiasaan baru, kesehatan pulih, ekonomi bangkit.

"Bagi pelanggar protokol kesehatan, seperti olahraga, dipakaikan rompi yang bertulisan 'Orang Kepala Batu' atau sanksi lain yaitu membersihkan sampah yang ada dilokasi mereka yang melanggar aturan tersebut," ujar wali kota. (Fis)

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved