Basarnas Manado
Kantor Basarnas Manado Gelar Pelatihan SAR bagi Stakeholder Terkait di Sulut
Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Nasional atau Basarnas menggelar Pelatihan Pencarian dan Pertolongan Daerah di Manado
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Nasional atau Basarnas menggelar Pelatihan Pencarian dan Pertolongan Daerah di Manado.
Tak hanya personel Kantor Basarnas Manado saja, pelatihan yang berlangsung 14-19 September ini melibatkan perwakilan potensi SAR dari instansi lain seperti Polairud Polda Sulut, Dinas Perhubungan, BPBD, BMKG, TNI dan PMI.
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Marinir) Rasman M Tr mengatakan, pelatihan kali ini khusus untuk pencarian dan pertolongan kecelakaan atau musibah di laut.
"Sulawesi Utara memiliki wilayah yang 60 persennya laut. Selain itu, perairan ini adalah jalur perlintasan sehingga potensi terjadinya kecelakaan juga besar," kata Rasman saat membuka rangkaian pelatihan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Selasa (15/05/2020).
• Depresi Karena Ditinggal Istri, Diduga Ewa Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
• Olly Dondokambey Berpeluang Menang Besar di BMR
• Hasjrat Toyota Manjakan Dokter dan Perawat, Bunga 0 Persen dan Asuransi Allrisk Full Tenor
Selama enam hari, puluhan peserta akan mengikuti berbagai materi tentang manajemen operasi SAR, tekni-teknik pencarian dan pertolongan korban di laut.
"Pelatihan ini untuk meningkatkan SDM, meminimalisir bencana dan musibah di laut," ujar Rasman yang didampingi Kepala Kantor Basarnas Manado, Suhri NN Sinaga SE MM.
Pelatihan ini diikuti 21 peserta. Selain dari Basarnas, juga ada perwakilan instansi lain.
"Karena kita sadar, upaya SAR itu tidak bisa kita laksanakan sendiri. Perlu kolaborasi," katanya.
• Hasjrat Toyota Manjakan Dokter dan Perawat, Bunga 0 Persen dan Asuransi Allrisk Full Tenor
• Layanan Penerbangan Manado ke Sangihe-Talaud-Miangas Dijamin Kembali Lancar
Selain materi, peserta pelatihan akan menjalani praktik lapangan di Kantor Basarnas Manado dan Pantai Malalayang
Lanjut dia, maksud dari latihan ini, bagaimana meningkatkan koordinasi, komunikasi, pengetahuan dan kemampuan potensi SAR
"Diharapkan unsur pencarian dan pertolongan bisa melaksanakan tugas secara profesional serta memahami tahapan kordinasi komunikasi, manajemen operasi, teknik pencarian dan pertolongan pada penyelematan korban kecelakaan di laut," katanya.
Sesuai UU Nomor 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, Basarnas diberikan kewenangan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan untuk kecelakaan laut dan penerbangan atau kondisi yang membahayakan jiwa manusia.
• Terpilih Secara Aklamasi, Tony Sumaiku Nahkodai Pemuda Katolik Boltim
"Kegiatan pencarian dan pertolong merupakan tugas bersama yang harus dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi sehingga misi pencarian dan pertolongan untuk menyelamatkan jiwa manusia tercapai," jelasnya.
Suhri NN Sinaga memastikan, seluruh rangkaian pelatihan ini dilaksanakan mengacu protolol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Seluruh peserta wajib mengikuti rapid test yang diadakan panitia. Selain itu, wajib menggunakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer," katanya.(ndo)
• Wali Kota Manado GSVL: Semakin Disiplin Semakin Cepat Wabah Berakhir
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: