PSBB DKI Jakarta

Orang Terkaya di Indonesia Kirim Surat ke Presiden Joko Widodo, Tolak PSBB DKI Jakarta

Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Editor: Ventrico Nonutu
Antara Foto/ Sigid Kurniawan, Forbes
Budi Hartono bos Djarum tulis surat untuk Jokowi penolakan PSBB total di DKI Jakarta 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal ini ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies menyebutkan bahwa tak ada pilihan lain.

Kapal Tongkang Diduga Bongkar Muatan Tanpa Izin. Tanjung Laut Pangi Jadi Pelabuhan Tikus

Herson Mayulu Tinjau Langsung Pekerjaan P3-TGAI di Desa Modayag

Gubernur DKI Anies Baswedan menegaskan, Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Dengan melihat kedaruratan ini, maka tidak banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin,” kata Anies Rabu (9/9/2020) malam.

Menurut rencana, Minggu (13/9/2020) ini, Jakarta PSBB lagi bakal diumumkan secara resmi.  

Suasana saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato secara virtual dalam acara sidang terbuka Peringatan 100 Tahun Perjalanan Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia, Jumat (3/7/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers Setpres/Lukas)

Pernyataan Anies Baswedan yang akan kembali memberlakukan PSBB di Jakarta menuai komentar pro dan kontra.

Ada yang mendukung, banyak juga yang keberatan terutama dari kalangan pebisnis karena dianggap dapat merusak ekonomi Indonesia, khususnya Jakarta.

Salah satu pengusaha yang menolak kebijakan Anies Baswedan itu adalah orang terkaya di Indonesia yang juga bos Djarum, Robert Budi Hartono (RBH). 

Bahkan, bos perusahaan rokok Djarum Kudus itu langsung menulis surat khusus yang dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Surat Budi Hartono kepada Presiden Jokowi untuk menyikapi wacana penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Surat Bos Djarum ke Presiden Jokowi Tolak PSBB Jakarta

Surat terbuka tersebut dibenarkan Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan.

Menurut Budi surat terbuka tersebut merupakan pendapat Robert Budi Hartono sebagai praktisi bisnis.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved