Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cewek Cantik

SOSOK Priska Bella, Petani Cantik Asal Minsel yang Setiap Pagi Harus Bergegas Pergi ke Kebun

Tak ada orangpun yang mengira jika gadis cantik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menjalani pekerjaan sebagai petani kopra.

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Indry Panigoro
Istimewa/Dokumen Pribadi
Priska Bella 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Setiap pagi, Pris harus bergegas pergi ke kebun di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Meski awalnya hanya iseng-iseng saja, namun aktivitas ini sudah ruitnj ia lakukan selama tujuh tahun.

Ya Pris sapaan gadis kelahiran 18 Agustus 1996 ini, menuturkan awalnya hanya iseng-iseng saja menjadi petani kopra ketika usianya baru berumur 17 tahun.

Tak ada orangpun yang mengira jika gadis cantik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menjalani pekerjaan sebagai petani kopra.

Waktu itu kata Pris, selesai menyelesaikan studi di bangku sekolah menengah atas (SMA), dia kemudian tak punya kegiatan rutin. Makanya waktu luang ini harus dimanfaatkan dengan baik.

Gadis Cantik Asal Manado, Kehilangan Sosok Tokoh Jurnalis yang Santun & Humanis Jakob Oetama

Priska Bella
Priska Bella (Istimewa/Dokumen Pribadi)

Papanya, kemudian mengajak dia ke perkebunan kelapa tetangga yang dipercayakan kepada keluarganya untuk sekedar membantu keperluan kecil-kecil di sana.

 

Melihat sang ayah yang jago korek isi kelapa untuk dijadikan kopra, dia kemudian terdorong untuk mencoba.

"Ternyata asik dan menyenangkan. Saya bisa juga seperti papa," ujar dia.

Putri pasangan suami istri, Obrin Bella dan Marho Tambanua ini mengaku awal-awal korek daging kelapa tak semudah yang dibayangkan. Terutama pada bagian tangannya, pasti akan tergores.

Tapi lantaran sudah rutin, pekerjaan ini jadi biasa. Dia mengaku bukan tipe pemilih pekerjaan.

"Saya bukan tipe orang yang suka pilih-pilih pekerjaan," kata dia.

Wanita Cantik di Sulut Ini Sebut Ahok Pantas Jadi Panutan Para Calon Kepala Daerah

Alumni Universitas Negeri Manado (Unima) ini mengatakan, saat masih duduk di bangku kuliah juga dia masih tetap menjalankan pekerjaan itu.

Apalagi menurutnya, menjadi seorang petani merupakan pekerjaan mulia dan tentu saja membantu perekonomian keluarga.

 

"Setidaknya pada masa pandemik ini, imbauan pemerintah yang minta supaya kami petani lebih memproduksi hasil pertanian, bisa kami apliksikan," kata dia.

Dia juga meminta kepada anak-anak muda khususnya di Sulawesi Utara supaya tak pilih-pilih pekerjaan.

Kalau punya kebun, itu bisa dimanfaatkan untuk bertanam supaya bisa membantu ekonomi keluarga (Andrew_Pattymahu )

Kunjungi channel Youtube kami:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved