Breaking News
Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Hasril Chaniago

Sosok Hasril Chaniago yang Ungkit soal Kakek dari Arteria Dahlan, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Bongkar sosok kakek dari Arteria Dahlan. Hasril Chaniago menjadi sorotan, ternyata bukan orang sembarangan.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Tangkapan Layar Indonesia Lawyers Club
Hasril Chaniago 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bongkar sosok kakek dari Arteria Dahlan.

Hasril Chaniago menjadi sorotan, ternyata bukan orang sembarangan.

Diketahui Hasril Chaniago hadir di acara ILC TV one tadi malam.

Sosok Arteria Dahlan yang Trending di Twitter, Terungkap di ILC Soal Kakeknya hingga Singgung PKI

4 Zodiak Ini Cenderung Gonta-ganti Pasangan, Gampang Move On dan Jalin Hubungan Baru, Zodiakmu?

Ariel Noah Isi Kekosongan saat Job Sepi dengan Menjadi Tukang Kayu, Tuai Pujian Musisi Serba Bisa

Di ILC, Hasril Chaniago Blakblakan Singgung Anak Buah Megawati, Kakek  Politisi PDIP Pendiri PKI - Halaman 4 - Tribun Manado

Serunya ILC TV One tadi malam, siapa Hasril Chaniago yang ungkit kakek Arteria Dahlan? Ternyata bukan orang sembarangan.

Talkshow Indonesia Lawyers Club atau ILC TV One kembali tayang pada Selasa (8/9/2020) tadi malam.

Pada episode, tadi malam, judul diangkat adalah ' Sumbar Belum Pancasilais? '

Topik ini terkait dengan pernyataan Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani yang menuding warga masyarakat di Sumatera Barat belum Pancasilais.

Sebelumnya, pernyataan Puan Maharani Sumbar dan terkait Pancasila, mendadak menjadi gelombang yang memantik respon banyak pihak di antara masyarakat Sumatera Barat.

Pernyataan itu dibuatnya saat pengumuman Cagub dan Cawagub Sumbar yang didukung PDIP.

Dalam acara tersebut, Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP ini menyampaikan harapan agar Sumbar menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.

"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila," kata Puan Maharani berpesan.

Pernyataan bahwa "Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila" inilah yang kemudian menantik respon dari berbagai kalangan.

Sejumlah tokoh Sumbar menyatakan keberatan dan mengkritik apa yang disampaikan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut.

Hasril Chaniago
Hasril Chaniago (TWITTER @HasrilChaniago)

Hasril Chaniago vs Arteria Dahlan

ILC TV One tadi malam menghadirkan sejumlah pihak yang kontra dengan pernyataan Puan Maharani serta dari kubu PDIP.

Mereka yang hadir di antaranya adalah Hasril Chaniago dan politikus PDIP Arteria Dahlan.

Di ILC TV One, Hasril Chaniago melontarkan pernyataan mengejutkan terkait dengan latar belakang keluarga Arteria Dahlan sekaligus anggota DPR RI periode saat ini.

"Arteria Dahlan itu mamanya itu Bachtaruddin, nama kakeknya itu. Bachtaruddin itu pendiri PKI Sumatera Barat dan anggota konstituante setalah Pemilu 1955," kata Hasril Chaniago mengungkapkan.

Karena perkataannya itu, sosok Hasril Chaniago pun jadi perbincangan hangat di media Twitter.

Siapa sebenarnya Hasril Chaniago yang mengungkap latar belakang keluarga Arteria Dahlan?

Disalin dari laman Wikipedia.org, Hasril Chaniago (58) adalah seorang wartawan dan penulis yang aktif menulis biografi para tokoh Indonesia.

Ia pernah menjadi wartawan Harian Singgalang dan pimpinan redaksi Harian Mimbar Minang di Sumatra Barat.

Hasril Chaniago lahir di Nagari Koto Tangah Simalanggang pada 20 Januari 1962.

Setelah tamat dari STM Negeri Bukittinggi sebagai juara umum pada tahun 1982, ia mendapatkan tiket mahasiswa undangan untuk kuliah di FKT IKIP Padang.

Namun, kesempatan itu tidak diambilnya karena kecewa dengan kebijakan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef yang waktu itu melarang tamatan STM melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri kecuali untuk pendidikan keguruan, sehingga ia mengurungkan niatnya untuk menjadi insinyur dan kuliah di Institut Teknologi Bandung ( ITB ).

Berbekal pengalaman sebagai pengasuh majalah sekolah Gesit, ia memilih terjun langsung ke dunia jurnalistik dan tulis-menulis.

Selama bekerja di Harian Singgalang, ia sempat mengikuti beberapa pendidikan jurnalistik di berbagai tempat, seperti di Universitas Andalas, Padang (1983), Medan (1986), dan Arlington, Virginia, sembari menjadi visiting editor di surat kabar Tallahassee Democrat, Florida, Amerika Serikat pada tahun 1998.

Sambil menjadi wartawan dan penulis, ia pernah menjadi Konsultan Pengembangan Media Haluan Media Group dan Ketua Dewan Redaksi Harian Haluan (2010–2012).

Selain itu, ia pernah menjadi Redaktur Eksekutif Harian Singgalang (1986–1998), kontributor dan redaktur tamu Majalah Ekonomi Prospek Jakarta, Pemimpin Redaksi Mimbar Minang (1999–2005), koresponden majalah Milenia Muslim (Malaysia) untuk Indonesia (2007–2008), dan Board of Editorial Majalah Indonesian Leaders Jakarta (2015–2016).

Selain bekerja sebagai wartawan dan penulis sejak tahun 1982, ia aktif dalam kepengurusan PWI Sumatra Barat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi (1997–2001), Ketua Dewan Kehormatan Daerah (2001–2006), dan penasihat (sejak 2006 sampai sekarang).

Ia adalah pemegang sertifikat kompetensi Wartawan Utama Dewan Pers dan Tim Penguji Kompetensi Wartawan PWI pusat.

Sebagai wartawan, ia telah melakukan perjalanan jurnalistik ke lebih dari 30 negara di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat, di antaranya pernah meliput Perang Bosnia-Herzegovina (1992) dan Konflik Moro di Mindanao, Filipina Selatan (1996).

Ia aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan demokrasi.

Pada tahun 2003–2004, menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu Sumatra Barat, dan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat (2005).

Ia juga aktif di kepengurusan berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan seperti Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), dan Persyarikatan Muhammadiyah (terakhir sebagai Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatra Barat).

Karya tulis

Pada awal kariernya, Hasril Chaniago pernah menulis sejumlah cerpen dan novel yang dimuat sebagai cerita bersambung dalam Harian Haluan dan Harian Singgalang.

Belakangan, ia lebih dikenal sebagai penulis buku sejarah dan biografi.

Di antara karyanya adalah:

1. Sumatera Barat di Panggung Sejarah 1945-1995 (1995, bersama Mestika Zed dan Edy Utama)

2. Catatan Seorang Pamong: Hasan Basri Durin (1997)

3. Biografi Brigadir Jenderal Polisi Kaharoeddin Dt. Rangkayo Basa: Gubernur di Tengah Pergolakan (1998)

4. Perlawanan Seorang Pejuang: Biografi Kolonel Ahmad Husein (2001, bersama Mestika Zed)

5. Indarung: Tonggak Sejarah Industri Semen Indonesia (2002 bersama Mestika Zed dan Khairul Jasmi)

6. Polisi Pejuang, Polisi Masyarakat: Sejarah Kepolisian RI di Sumatera Barat/Tengah (2006)

7. Labbaika: Catatan, Kenangan dan Pengalaman di Bawah Langit Baitullah (2007)

8. 101 Orang Minang di Pentas Sejarah (2010)

9. Hasan Basri Durin: Sebuah Otobiografi (2010, bersama Eko Yanche Edrie)

10. 50 Tahun Bank Nagari Membangun Negeri (2012, bersama Eko Yanche Edrie)

11. Mohammad Rani Ismael: Sosok Pengusaha Demi Aka (2014)

12. Yohana Yembise: Mutiara Dari Timur, Kisah Hidup Menteri Perempuan Pertama dari Papua (2017)

13. 121 Wartawan Hebat dari Ranah Minang (2017)

14. Vier Abdul Jamal: Legenda Pasar Modal Indonesia, Bertarung di Tengah Badai (2018)

15. Haji Bustamam Pendiri Restoran Sederhana (2019)

16. Mestika Zed: Bintang Sejarawan Indonesia Generasi 80-an (2019, bersama Gusti Asnan)

17. H. Arnis Saleh: Saudagar Emas Minangkabau (2020)

18. Baginda Dahlan Abdullah: Bapak Kebangsaan Indoensia (2020, bersama Nopriyasman dan Iqbal Alan Abdullah)

Sebagai editor

1. Zuiyen Rais: Wartawan Walikota, Walikota Wartawan (2020, bersama Eko Yanche Edrie)

2. Siti Aminah—Hiroko Osada: Kisah Hidup dan Perjuangan Seorang Putri Bangsawan Jepang Untuk Kemerdekaan Indonesia (2017)

3. Irman Gusman: Bunga Rampai Nusantara (2016)

4. Arwin Rasyid: Telkom 3010 (2015)

5. Irman Gusman: Jiwa yang Merajut Nusantara (2012)

6. Ensiklopedi Minang (Edisi Pertama) (2004)

7. Profil 200 Tokoh Minang (1995).(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Serunya ILC TV One Tadi Malam, Siapa Hasril Chaniago yang Ungkit Kakek Arteria Dahlan? Kehebatannya, https://makassar.tribunnews.com/2020/09/09/serunya-ilc-tv-one-tadi-malam-siapa-hasril-chaniago-yang-ungkit-kakek-arteria-dahlan-kehebatannya?page=all.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved