Berita Profil
Gadis Cantik Asal Minahasa Ngaku Kesulitan Jalani Belajar Daring di Tengah Pandemi Covid-19
Penerapan Physical Distancing yang kini diterapkan di seluruh daerah di Indonesia demi memutus rantai penyebaran Covid-19 mengharuskan warga.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor:
TRIBUNMANADO.CO ID, TONDANO - Penerapan Physical Distancing yang kini diterapkan di seluruh daerah di Indonesia demi memutus rantai penyebaran Covid-19 mengharuskan warga untuk menjaga jarak minimal satu meter diantara mereka.
Physical Distancing ini pula dijadikan acuan pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran siaga Virus Corona yang menginstruksikan masyarakat untuk Work From Home dan belajar daring.
Namun bagi dara cantik bernama lengkap Mizmora Lidia Rantung, dirinya mengaku kalau selama masa WFH ini aktifitasnya tidak banyak berubah.
Kegiatan sebelum atopun selama masa pandemi sebenarnya masih sama sih, yaitu bersih-bersih rumah, bantu orangtua, jadi lebih sering dan suka memasak dan pola makan jadi lebih teratur," kata gadis kelahiran Manado, 13 juli 1991 ini.

Anak pertama dari empat bersaudara ini pula mengaku terdapat beberapa kesulitan saat menjalani hari di tengah pandemi.
"Kalau kesulitan mungkin lebih ke transportasi. Karena blum ada kendaraan pribadi jari kalau mau cari kebutuhan bulanan di supermarket ataupun ada urusan penting diluar rumah yah mau tidak mau harus naik angkot atau taksi online," lanjutnya.
Pemilik akun Instagram @mizmora ini juga mengingatkan bahwa rapid test dan swab test itu sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan.
"Asalkan prosedurnya (SOP) tepat dan cepat, rapid ato swab test bisa menjadi salah satu cara untuk mengontrol perkembangan virus, mempermudah dan mempercepat penanganan bagi yang sudah terjangkit maupun yang belum terjangkit," katanya.