Breaking News:

Partai Politik

Sulit Tentukan Calon Kepala Daerah, Megawati: Kenapa Ya Rakyat di Sumatera Barat Belum Suka PDI-P?

Partai PDI-P seperti yang diketahui adalah salah satu partai besar di Indonesia. Presiden Joko Widodo juga adalah salah satu anggotanya.

Editor: Glendi Manengal
tribunnews.com/ Wahyu Aji
Megawati Soekarnoputri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai PDI-P seperti yang diketahui adalah salah satu partai besar di Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga adalah salah satu anggota dari partai PDI-P.

Namun Megawati masih bingun kenapa masyarakan yang ada di Sumatera Barat belum suka PDI-P.

Wanita Ini Biarkan Suaminya Selingkuh & Miliki Anak, Nanti Berumur 85 Tahun Mengungatnya, Ada Apa?

Sebelum Tewas, Pria 33 Tahun Ini Masih Sempat Panggil: Mama-mama, Sambil Kejang-kejang

Masih Ingat Mayat Gadis yang Mengambang di Kolam Ikan? Identitas Terungkap, ke Tasikmalaya untuk Ini

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020). (Istimewa (Dokumen PDIP) Via TribunPapua.com)

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku heran karena rakyat Sumatera Barat hingga saat ini belum sepenuhnya mau menerima PDI-P.
Hal ini ia sampaikan ketika memberikan pengarahan kepada pasangan calon Pilkada 2020, Rabu (2/9/2020).

"Kalau saya melihat Sumatera Barat itu, saya pikir kenapa ya rakyat di Sumatera Barat itu sepertinya belum menyukai PDI-P, meskipun sudah ada daerah yang mau ada DPC atau DPD," ujar Mega.

Menurut dia, ini menyulitkan PDI-P ketika menentukan calon kepala daerah di Sumbar.

Padahal, kata Mega, banyak pahlawan nasional yang lahir dari Sumbar.

"Kalau untuk mencari pemimpin di daerah tersebut menurut saya masih akan agak sulit," kata dia.

Ilustrasi
Ilustrasi (http://goo.gl/ftTCxw)

"Padahal kalau kita ingat sejarah bangsa, banyak orang dari kalangan Sumbar yang menjadi nasionalis yang pada waktu itu kerja sama dengan Bung Karno (Soekarno), Bung Hatta (Moh Hatta). Bung Hatta kan sebenarnya datang dari Sumbar," kata Mega.

Ia pun mengatakan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh kader PDI-P.

Mega mengatakan, kader harus bekerja keras agar rakyat mempercayakan aspirasinya kepada PDI-P.

"Hal-hal seperti ini sebenarnya adalah tugas kita untuk mempelajari mengapa ada daerah-daerah yang belum bisa atau belum mau, artinya rakyatnya bisa mempercayai alat perjuangan parpol yang namanya PDI Perjuangan," ucap dia.

Tonton juga video seorang pria pura-pura kerasukan saat mau ditilang polisi:

( Penulis Tsarina Maharani | Editor Icha Rastika )

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Megawati: Kenapa Ya, Rakyat di Sumbar Belum Suka PDI-P?", https://nasional.kompas.com/read/2020/09/02/17155821/megawati-kenapa-ya-rakyat-di-sumbar-belum-suka-pdi-p.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved