Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Warokka Ingatkan Dampak Pengerusakan Hutan

Perambahan hutan tentunya mengarah pada pengerusakan lingkungan serta alam sekitar.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor:
Tribun manado / Siti Nurjanah
Sekda Kabupaten Boltim Sonny Warokka 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN  - Perambahan hutan tentunya mengarah pada pengerusakan lingkungan serta alam sekitar.

Pengerusakan hutan dinilai dapat menimbulkan bencana yang nantinya mengancam akan kenyamanan masyarakat.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim Jefry Sonny Warokka mengimbau agar masyarakat Boltim tidak melakukan perambahan hutan.

Menurutnya, penyebab utama timbulnya bencana seperti tanah longsor dan banjir bandang, tak lepas dari pengerusakan hutan yang dilakukan oknum tanpa ada tanggung jawab.

“Timbulnya suatu bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor itu diakibatkan karena ada pembabatan hutan secara masal. Di Kabupaten Boltim, kasus perambahan sudah diambang batas, sehingga itu perlu diingatkan tentang dampak dari pengerusakan hutan agar perlu pengawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Boltim tersebut menegaskan, bahwa kasus perambahan hutan di Kabupaten Boltim sekarang ini sangat banyak dijumpai dan hampir sebagian hutan pedesaan dirambah untuk mendapatkan penghasilan.

"Adapun penyebab utama pengerusakan hutan, dikarenakan adanya pengambilan material pertambangan yang memerlukan perluasan areal tambang, serta pengambilan kayu olahan sebagai hasil pembalakan liar," ujarnya.
Ia menambahkan, sekiranya hal tersebut merupakan prioritas utama yang menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Kabupaten Boltim.

"Saya mengajak agar semua elemen masyarakat dapat menjaga kelestarian hutan dengan cara mencegah perambahan terutama pembalakan liar,” ucapnya. 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved