Breaking News:

Laut China Selatan

Bisa Memicu Perang Dunia 3, Ketegangan Militer Antara AS dan China Buat ASEAN Terseret

Soal Laut China Selatan yang sampai saat ini menjadi permasalahan. Seperti yang diketahui hubungan China dan Amerika Serikat terus memanas.

Editor: Glendi Manengal
istimewa
Amerika Serikat Kirim 2 Kapal Induk di perairan Laut China Selatan saat China Latihan Militer 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal Laut China Selatan yang sampai saat ini menjadi permasalahan.

Seperti yang diketahui hubungan China dan Amerika Serikat terus memanas.

Terakit hal tersebut kabarnya sebelumnya dari pihak China menembakan rudal untuk peringatkan AS.

Kecelakaan Lalu Lintas, Mobil Berpenumpang 9 Orang Terbakar di Tol, Ini Kronologinya

10 Tahun Jadi Fotografer Jalanan, Wanita Ini Tak Menyangka Sosok Gelandangan yang Dipotretnya

Soal Perusakan di Mapolsek Ciracas, KSAD: Mereka Harus Bayar, Terlalu Enak Jika Hanya Dihukum Pidana

Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan Teluk Filipina.
Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan Teluk Filipina. (AFP)

Ketagangan yang masih berlanjut antarnegara adidaya, China dengan Amerika Serikat (AS) memicu ketakutan Perang Dunia 3 di wilayah Laut China Selatan.

Beijing telah meluncurkan rudal jarak menengah ke Laut China Selatan sebagai peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS), pada Rabu (26/8/2020).

Melansir Express pada Jumat (28/8/2020), tembakan rudal itu dilakukan China sehari setelah China mengatakan pesawat mata-mata U-2 AS memasuki zona larangan terbang tanpa izin.

Sebuah sumber yang dekat dengan militer China diketahui telah memberi tahu media lokal bahwa peluncuran rudal itu dimaksudkan untuk mengirim peringatan ke AS.

Rudal tersebut diluncurkan menuju Kepulauan Paracel dan tenggara provinsi Hainan di selatan daratan Cina.

Sebuah sumber mengatakan kepada South China Morning Post, "Ini adalah tanggapan China terhadap potensi risiko yang dibawa karena semakin seringnya pesawat tempur dan kapal militer AS yang masuk di Laut China Selatan."

“China tidak ingin negara tetangganya salah paham dengan tujuan Beijing,” ujar sumber tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved