Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita di Bolsel

KPU Bolsel Gelar Rakor Pengamanan Pilkada 2020, Yessy Harap Kerjasama Semua Pihak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur

Penulis: Nielton Durado | Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Nielton Durado
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 di Quinn Resto, Desa Sondana, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Quinn Resto, Desa Sondana, Selasa (25/8/2020).

Beberapa instansi penting ikut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, Komandan Pos TNI AL Bolsel, Mayor Laut (E) Andi Husain.

Selain itu ada pula Asisten Satu Pemkab Bolsel Rami Abdul Madjid yang mewakili Bupati, Kasat Pol PP, dan Kakan Kesbangpol.

Gadis yang Tengah Hamil 6 Bulan Dibunuh Pacar, Tangan Diikat Lalu Ditenggelamkan ke Sungai

Dinsos Sulut Bantu Korban Bencana Kebakaran di 2 Lokasi Berbeda

Rakor kali ini juga dihadiri oleh salah satu Komisioner KPU Sulut yakni Yessy Yatty Momongan.

Pada kesempatan tersebut, Yessy mengapresiasi semua pihak yang berhasil membuat tahapan Pilkada di Bolsel sangatlah kondusif.

Namun menurutnya, tantangan yang sebenarnya dalam proses pengamanan Pilkada baru saja dimulai.

"Sebenarnya dalam pilkada ini tantangan dalam pengamanan itu ada di proses pendaftaran. Jadi saya minta pak Kapolres melakukan pencegahan-pencegahan tapi tetap bekerjasama dengan TNI serta instansi lainnya," tegasnya.

Selain itu, saat pendaftaran nanti Komisioner KPU Sulut Divisi Teknis ini meminta agar pihak kepolisian mengamankan kantor KPU.

"Jangan sampai ada gesekan lalu imbasnya ke kantor KPU. Jadi langkah pencegahan harus diutamakan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bolsel Stanley Eskolano Kakunsi mengatakan rakor tersebut dilakukan untuk menyatukan persepsi beberapa instansi pengamanan jelang tahapan pendaftaran.

"Kami ingin berkoordinasi agar langkah-langkah yang nantinya diambil sudah sejalan," tegasnya.

Untuk itu, Kakunsi sangat berharap bantuan Polri dan TNI.

"Karena keamanan pilkada tergantung dari dua instansi ini. Jadi kami memohon bantuannya," tandasnya. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved