Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

Gelombang Makna dari Lisbon, Seusai Bayern Kalahkan PSG di Final Liga Champions

"Dalam sepak bola, terkadang keberuntungan memainkan peranan penting," kata pelatih PSG, Thomas Tuchel.

Editor: Jumadi Mappanganro
handover
Willy Kumurur 

Oleh: Willy Kumurur
Penikmat bola, tinggal di Kota Manado

AKHIRNYA KEPEDIHAN-lah yang dialami Hamlet dalam tragedi karya pujangga Inggeris, William Shakespeare.

Sebelum pembantaian yang mengakhiri cerita, Hamlet bertutur kepada teman baiknya, Horatio, “Aku harus memenangkan pertaruhan ini.

Tapi mungkin kau tak pernah berpikir betapa sakitnya hatiku ini.

” Pertempuran itu pun berakhir dengan kematian Gertrude, Laertes, Claudius dan Hamlet, yang kata-kata terakhirnya adalah, “Yang tersisa hanyalah kesunyian.”

Hamlet dalam tragedi final Liga Champions adalah Neymar, penyerang eksplosif Paris Saint-Germain (PSG).

Di kesunyian stadion bisu tanpa penonton, Estadio da Luz, kamera terus-menerus menyoroti Neymar.

Masuk Hari ke 3, Samsuridjal Berharap Utusan Boltim Toreh Prestasi Memuaskan di MTQ Sulut

Sesaat setelah Bayern Muenchen memeteraikan kemenangannya atas PSG, Neymar diam terpaku. Air matanya berlinang.

Tatkala para punggawa The Bavarian bersorak kegirangan, bek Muenchen, David Alaba, menunda diri untuk ikut bersorak.

Ia mendekati Neymar, mendekapnya dengan niat untuk menghibur.

Para pemain Bayern Muenchen angkat tropi Liga Champions sebagai juara di musim 2020 ini. Muenchen kalahkan PSG 1-0.
Para pemain Bayern Muenchen angkat tropi Liga Champions sebagai juara di musim 2020 ini. Muenchen kalahkan PSG 1-0. (UEFA.com)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved