Breaking News:

Sanksi

Denda dan Hukuman 'Push Up' Menanti Jika Warga Tak Pakai Masker saat Keluar Rumah di Kabupaten Ini

Ada hukuman bagi warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) jika melanggar aturan pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus corona di sana...

tribunnews
Ilustrasi Push up 1 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada hukuman bagi warga di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) jika melanggar aturan pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus corona di daerah itu.

Masyarakat jika kedapatan melanggar aturan tersebut akan dikenai hukuman push up.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka, NTT, menggelar razia terhadap masyarakat yang tak mengenakan masker saat keluar rumah pada Selasa (25/8/2020).

Kepala Satpol PP Kabupaten Sikka Buang Da Cunha mengatakan, razia dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

VIDEO - Viral! Antrean Perceraian Mengular di Pengadilan Agama Soreang

Warga yang tidak menggunakan masker dihukum push up oleh Satuan PolPP saat melintas di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/8/2020). (Kompas.com/Nansianus Taris)
Warga yang tidak menggunakan masker dihukum push up oleh Satuan PolPP saat melintas di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/8/2020). (Kompas.com/Nansianus Taris)

Meski Kabupaten Sikka masih aman dari Covid-19, warga yang tak memakai masker saat keluar rumah akan mendapatkan sanksi.

"Sanksi kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker yakni didenda Rp 50.000 dan juga kerja sosial seperti menyapu dan mengangkut kotoran sampah yang ada di dalam selokan di kota Maumere," kata Buang di Maumere, Selasa sore.

Sanksi itu bertujuan memberikan efek jera kepada masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Buang berharap, masyarakat tidak salah mengartikan penerapan normal baru.

Normal baru, kata dia, tak berarti mengabaikan protokol kesehatan.

Justru, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan memakai masker.

Buang menjelaskan, Pemkab Sikka sedang menyusun peraturan bupati tentang penggunaan masker.

Draf peraturan bupati itu masih dibahas.

Ini Pemain Timnas Inggris untuk UEFA Nations League Hadapi Islandia dan Denmark, Ada Harry kane

Perbup itu akan mengatur pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan, baik pribadi maupun badan hukum, yang melanggar.

"Sebelum Perbub ini ditetapkan, kami akan terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat selama empat hari, mulai dari Selasa sampai Jumat yang akan datang," jelas Buang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Sikka Dihukum "Push Up" dan Denda Rp 50.000"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved