Sulut

64.596 Peserta BPJamsostek di Sulut Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah Rp 600 Ribu per Bulan

Pemerintah telah menganggarkan Rp 37,74 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 15,7 juta pekerja terdampak Covid-19.

Editor:
IST
64.596 Peserta BPJamsostek di Sulut Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah Rp 600 Ribu per Bulan 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemerintah telah menganggarkan Rp 37,74 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 15,7 juta pekerja terdampak Covid-19.

Setiap penerima BSU akan menerim bantuan Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan atau per orang akan mendapatkan Rp 2,4 juta.

Salah satu tujuan program BSU ini adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

Diharapkan setelah BSU cair dapat segera dibelanjakan oleh para pekerja yang menerima BSU  untuk kebutuhan sehari hari

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sulawesi Maluku, Toto Suharto, mengatakan, sesuai Permenaker 14/2020 kriteria yang diterapkan bagi calon penerima Program Subsidi Upah ini, antara lain pekerja merupakan WNI, masuk pada kategori pekerja Penerima Upah (PU), merupakan peserta BPJamsostek aktif sampai dengan Juni 2020.

Syarat lainnya,  memiliki upah terakhir di bawah Rp 5 juta sesuai data yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJamsostek.

Toto bilang, 46 Kantor Cabang BPJamsostek di Wilayah Sulawesi Maluku per 22 Agustus 2020 telah merekap data rekening bank 427.410 peserta.

"Dari target kita peserta aktif yang memenuhi kriteria per 30 Juni 2020 sekitar 568.640," kata Toto, Senin (24/08/2020).

Adapun data rekening bank pekerja yang telah divalidasi dari 8 propinsi sebagai berikut, Sulsel 169.934 peserta; Sulbar 24.339 peserta; Sultra 63.466 peserta; Sulteng 66.551 peserta; Gorontalo 16.957 peserta; Sulut  64.596  peserta; Maluku  27.158 peserta dan Malut 17.218 peserta.

BPJamsostek mengimbau agar para HRD yang belum melengkapi rekening bank, segera melengkapi data rekening melalui aplikasi SMILE atau mengirimkan format excel  sebelum 31 Agustus 2020.  "Mengingat data yg kami rekap baru 75 persen," jelasnya.

Adapun pencairan BSU tahap pertama sekitar 7,5 juta rekening pekerja yang valid dari data yang masuk 13,6 juta sesuai informasi dari Kemenaker. Data itu akan diumumkan pada tanggal 25 Agustus 2020.

BSU merupakan program pemerintah dan didanai dari APBN, bukan dari dana BPJamsostek. BPJamsostek sebagai mitra pemerintah untuk menyediakan data dan rekening pekerja yang memenuhi kriteria sesuai Permenaker 14/2020.

Toto melanjutkan, salah satu syarat penting untuk menjadi penerima BSU ini yaitu peserta telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek selain ASN dan BUMN  per 30 Juni 2020.

Bagi pekerja yang akan mengecek apakah terdaftar sebagai peserta,  untuk mematuhi protokol kesehatan setiap  Pekerja dapat mengeceknya melalui Aplikasi mobile BPJSTKU atau website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Hendrayanto menyampaikan untuk di Provinsi Sulut ada 75.626 tenaga kerja yang telah memasukan berkas nomor rekeningnya.

Dari jumlah tersebut, sudah tervalidasi sekitar 64.596 tenaga kerja. "Kami berharap sebelum tanggal 31 Agustus semua proses sudah selesai, kami berusaha semaksimal mungkin setiap hari untuk menyelesaikan proses validasi data rekening ini," ujar Hendra.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved