Update Virus Corona Kotamobagu
Masih Zona Oranye, Siswa di Kotamobagu Tetap Belajar dari Rumah
Sekolah belum diizinkan untuk dibuka, karena dari kementerian hanya memperkenankan sekolah yang berada di zona hijau dan kuning
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Kotamobagu masih dalam status zona oranye untuk Covid-19.
Dengan begitu, sekolah belum diizinkan untuk dibuka, karena dari kementerian hanya memperkenankan sekolah yang berada di zona hijau dan kuning, itupun harus persetujuan orang tua siswa.
Namun Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu sudah mempersiapkan strateginya, jika nanti sekolah dibuka.
"Strateginya tentu sesuai petunjuk kementerian, bahwa siswa yang masuk 50 persen, menggunakan sistem shift, dan waktu belajar tidak lebih dari tiga jam, dan tentunya menggunakan protokol kesehatan,"kata Kusnadi Pobela Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Minggu (23/8/2020).
• Hipmi Sulut Buka Rekrutmen Kader, Bidik Ratusan Pengusaha Muda, Termasuk Startup dan UMKM
• Polresta, Pemkot dan Kodim Manado Launching Budi Daya Ikan Air Laut
• MJL dan MDT Mulai Turun ke Warga
Ia mengatakan, sambil menunggu zona kuning, mereka melakukan survei seperti apa kepuasan orang tua dengan proses belajar dari rumah dan harapan pembelajaran dari orang tua di tengah pandemi.
"Sejauh ini, orangtua ingin anaknya ke sekolah, sebab secara psikologi di rumah tidak terkontrol, orang tua susah berikan pelajaran, karena kan mereka terbiasa di sekolah, ada juga yang kedua orang tuanya di kantor, siapa yang mau tunjuk kalau begitu," jelasnya.
Sebenarnya, menurut Pobela, saat ini sudah pas anak-anak masuk sekolah lagi."Cuma kan harus mengikuti aturan, jadi belum boleh," kata dia.
Ia mengatakan, sebenarnya sebelum surat edaran Menteri, untuk pemberlakujan new normal, sudah disampaikan agar sekolah menyiapkan fasilitas cuci tangan, thermo gun, dan protokol kesehatan, termasun ruangan kelas di semprot disinfektan.
"Sekolah sebenarnya sudah siap. Tapi walaupun nanti masuk zona kuning, tetap tidak serta merta siswa masuk. Harus ada rapat orang tua siswa dulu, kemudian harus ada izin kepala daerah atau Wali Kota, apakah sudah siap atau belum," jelasnya.
Sebab, apapun yang terjadi nanti, jika sekolah dibuka, akan menjadi tanggungjawab kepala daerah. (amg)
• BREAKING NEWS: Golkar Usung JGE-Virgie Baker di Pilwako Tomohon
SUSBCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: