Breaking News:

Imba-Priscilia Ubah Konstelasi:Golkar-Gerindra Incar Manado

Konstelasi politik Kota Manado berubah jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

istimewa
Jimmy Rimba Rogi (kedua dari kiri) saat berfoto bersama disebuah kesempatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Konstelasi politik Kota Manado berubah jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Partai Gerindra Sulawesi Utara mengusulkan Priscilia Waworuntu untuk berpasangan dengan jagoan Partai Golkar Jimmy Rimba Rogi. Koalisi Golkar, punya 5 kursi di DPRD Manado dan Gerindra 4 kursi sudah penuhi syarat mengusung pasangan kandidat.

15 ABK Kelaparan di Rumah Mewah

Terkait surat keputusan (SK) Gerindra untuk Imba-Prisilia ditanggapi pengamat politik Josef Kairupan. Dosen Universitas Sam Ratulangi ini menyebutkan ini yang dinamakan peluang dan kesempatan. Apalagi diakuinya Gerindra sebenarnya memiliki nilai tawar tinggi untuk koalisi karena punya 4 kursi di Legislatif Manado. Tidak memberikan keuntungan lebih jika tidak mengusung kader sendiri seandainya merapat ke koalisi yang sudah punya pasangan calon.

"Ketika Gerindra berkoalisi dengan Golkar otomatis sudah memenuhi syarat lebih dari 20 persen dan Gerindra dapat mengusung kader. Satu keputusan yang cukup baik bagi Gerindra, sebagai partai yang terbilang pendatang baru, dimana belum pernah tercatat sebagai pemenang baik legislatif maupun eksekutif di Kota Manado," ujar Kairupan, Kamis (20/8/2020).

Selain itu, menurut Akademisi Unsrat ini, Gerindra melihat peluang yang cukup baik dengan mengangkat Imba untuk diusung dalam koalisi bersama Golkar. Kairupan meyakini pastinya konstelasi akan berubah, jika pasangan ini masuk bursa kandidat pilkada.

Pemerintah Palestina Bisa Panggil Pulang Dubesnya 

"Tak dapat disangkal bahwa Imba memiliki pemilih fanatik dan militan, sampai saat ini mereka masih menantikan figur Imba bertarung. Apalagi ciri tersendiri dari sosok Imba seakan memberikan nilai kharisma bagi publik, sehingga hal inilah yang dapat dihitung sebagai nilai tambah bagi Imba," ungkapnya.
Kata dia, dengan siapapun juga, Imba dipasangkan tidak akan terlalu signifikan mempengaruhi nilai popularitas dan elektabilitas. "Melainkan justru malah akan menambah nilai tersebut, karena pastinya walaupun kecil pasangan Imba juga sudah memiliki konstituen, bahkan pemilih fanatis dan militan," ujar Kairupan.

Harus diakui, kata dia, perlu sosialisasi secara gencar ketika pasangan ini telah ditetapkan. Bagi pemilih yang bukan berasal dari kelompok militan telah berubah perspektif dengan hadirnya pasangan calon lain.

Sehingga perlu melakukan upaya ekstra untuk menarik simpati pemilih yang bukan berasal dari kalangan militan. "Kemudian juga perlu diperhatikan terkait program-program segar apa yang ditawarkan yang tentunya berbeda dengan para pesaingnya, hal ini yang menjadi nilai minus," katanya.

Sektretaris DPD Partai Gerindra Sulut, Melki Suawah membenarkan Imba-Priscilia diusul Gerindra. Usulan itu diteken Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Wenny Warouw. Diusulkan ke DPP Gerindra. "Namanya usulan tentu dipertimbangkan pusat," kata dia.

Jadi DPD Gerindra tinggal menanti apa keputusan DPP Gerindra. "Kalau ada keputusan DPP wajib diamankan berupa SK DPP," ungkap Melki.
Di samping itu, Melki juga menanti respons Golkar, pasalnya Golkar di posisi ‘papan 1' juga belum mengeluarkan SK untuk Imba-Priscillia. "Kan yang ada juga baru surat tugas untuk Pak Imba," kata dia.

Libur Panjang Tiba, Pusat Perbelanjaan di Manado Justru Terlihat Sepi

Adapun, Imba merupakan politisi gaek Golkar. Pernah menjabat Wali Kota Manado sebelum terseret kasus korupsi APBD. Meski demikian nama besarnya masih terus menggaung di panggung politik Manado.

Informasi seputar duet Imba-Priscilia bahkan sudah wara-wiri di media sosial. Siapa politisi wanita yang satu ini? Sosok yang satu ini dikenal sebagai orang dekat Prabowo Subianto. Di Gerindra, ia menjabat anggota termuda di Dewan Pembina Partai Gerindra.

Priscilia pernah menjajal Pileg DPR RI 2014 dari Dapil Sulut. Kemudian, terakhir ikut Pileg DPRD Sulut dapil Minut-Bitung. Dua momen tersebut belum berhasil mengaangtarkannya ke kursi parlemen. Priscilia belum bersedia berkomentar, ia mengaku masih sibuk mengurus partai.

Pasangan Imba-Priscilia ini merupakan buah komunikasi intens Golkar dengan Gerindra. "Kan komunikasi dengan Gerindra bagus, ini sudah diusulkan Gerindra. Sementara berproses," ungkap mantan Wali Kota Manado ini kepada tribunmanado.co.id, Kamis (20/8/2020).

Imba optimistis langkahnya maju pilkada akan terbuka. "Gerindra sudah usul berarti kan aman," ungkapnya. Imba menyatakan SK Golkar akan segera diperoleh. "Golkar kan partai saya, masa tidak (aman), tunggu resminya saja," ungkap Imba.

Juru Bicara Golkar Sulut, Feryando Lamaluta mengatakan, dia belum tahu mengenai informasi itu. "Yang pasti untuk Golkar, SK bagi bakal calon wali kota dan calon wakil wali kota di Manado masih berproses," ujar dia, Rabu lalu. SK bagi Imba, kata Yoyo sapaannya, keputusan di DPP Golkar. "Ya kita tunggu saja hasilnya, karena untuk (calon di) Manado masih berproses. Satu hal yang harus diketahui Golkar butuh teman koalisi di Manado," ujarnya. 

Pengamat Politik Dr Stefanus Sampe
Pengamat Politik Dr Stefanus Sampe (Istimewa)

Stefanus Sampe PhD
Pengamat Politik dari Unsrat

Popularitas Bukan Jaminan

Tidak begitu besar peluang koalisi Partai Golkar dan Gerindra yang digadang-gadang mengusung Jimmy Rimba Rogi (Imba) dan Priscilia Waworuntu. Ya, karena karakteristik potensial votes (pemilih) dari Imba-Priscilia itu sudah terakomodir di pasangan calon yang telah lebih dulu mengumumkan untuk maju dalam Pilwako Manado.

Alasan berikut karena pengajuannya untuk maju dalam pilwako sedikit terlambat. Banyak orang yang sudah memutuskan kepada siapa mereka akan memilih pada pilkada Desember nanti.

Waktu sosialisasi pasangan ini juga sudah sangat sempit. Dan terakhir, masalah aturan atau syarat untuk mencalonkan diri. Golkar dan Gerindra sebenarnya terlihat tidak terlalu fokus dan siap dalam Pilwako Manado mungkin salah satu alasan kurangnya kader-kader partai yang dipersiapkan untuk didorong dalam kontes elektoral ini.

Golkar harus menunggu-nunggu kepastian dari kadernya yang pernah bermasalah hukum, apakah bisa diizinkan atau tidak dan sementara itu Gerindra juga kelihatan tidak memiliki kader yang mumpuni untuk bertarung dalam pilwako.

Kalau berbicara soal figur, Imba memang sudah dikenal oleh sebagian besar warga Manado. Apalagi beliau pernah menjadi Wali Kota Manado. Tetapi popularitas itu memiliki waktu. Belum tentu popularitas itu akan bertahan lama kalau tidak dijaga atau dipelihara. Popularitas juga bukan jaminan untuk menang dalam suatu kontes pemilihan.

Orang yang populer belum tentu akan dipilih oleh sebanyak mungkin orang. Karena itu pasangan calon ini harus berusaha untuk dapat menarik simpati dan bisa menggiring sebanyak mungkin orang untuk meraup suara di pilwako. (ryo/dru/hem/mjr)

FORMASI PILWAKO MANADO

PDIP 10 Kursi
- Cawali Andrei Angouw
- Cawawali ?

Demokrat 6 Kursi, PAN 4 Kursi
- Cawali Mor Bastiaan
- Cawawali Hanny J Pajouw

Nasdem 5 Kursi, Perindo 2 Kursi, PSI 1 Kursi
- Cawali Paula Runtuwene
- Cawawali Harley Mangindaan

Golkar 5 Kursi, Gerindra 4 Kursi
- Cawali Jimmy Rimba Rogi
- Cawawali Priscilia Waworuntu

=============

Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved