Breaking News:

Ahok dan Najwa Shihab

Ahok: Kalau Mau Lawan Orang Brengsek Mesti jadi Penguasa

Setelah terseret kasus penodaan agama, Ahok mengaku sulit baginya untuk kembali berkiprah dalam politik.

Editor: Rhendi Umar
Kompas.com
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditemui seusai menghadiri diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/8/2019). Ahok kini menjadi Komisaris Utama Pertamina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Alasan tidak terjun ke dunia politik akhirnya diungkap oleh Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan oleh Ahok melalui kanal YouTube Najwa Shihab, diunggah Senin (17/8/2020).

Diketahui jabatan politik terakhir yang diemban Ahok adalah Gubernur DKI Jakarta pada 2014 sampai 2017.

Setelah terseret kasus penodaan agama, Ahok mengaku sulit baginya untuk kembali berkiprah dalam politik.

"Sekarang kalau secara logika saya udah ditutup kesempatan saya, selesai," papar Ahok.

Setelahnya, Najwa Shihab menyinggung saat ini Ahok tergabung dengan PDIP meskipun tidak memiliki jabatan politik apapun.

Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok (KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)

Diketahui Ahok bergabung dengan PDIP sejak 2019.

"Kita kalau melakukan perubahan negara, harus punya partai politik. Hanya partai politik yang bisa menentukan negara ini tetap utuh atau jatuh," kata Ahok beralasan.

"Berarti sebetulnya ambisi itu masih ada?" tanya Najwa.

Ahok membantah jika dirinya disebut berambisi dalam politik.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved