HUT ke 75 Kemerdekaan RI
Dua Remaja Cantik Bolmong Ini Cetak Sejarah, Anisa Sempat Kesulitan Bernapas
Dua gadis remaja paling beruntung di Bolmong pada 17 Agustus ini adalah Anisa Nur Asnia dan Apsari Kolopita
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua gadis remaja paling beruntung di Bolmong pada 17 Agustus ini adalah Anisa Nur Asnia dan Apsari Kolopita.
Keduanya mencatat rekor. Dua kali jadi pengibar bendera dua kali berturut-turut, yakni 2019 hingga 2020 ini.
Pendemi Covid-19 menyebabkan keduanya bertugas dua kali.
Sudah berpengalaman, tapi bukan berarti itu mudah.
Anisa mengaku sempat kesulitan bernapas.
• Keluarga Antusias Saat Joune Ganda Berziarah Ke Makam Pahlawan Maria Walanda Maramis
• Uang Spesial HUT Ke-75 Republik Indonesia, Nominal Rp 75.000, Begini Cara Pesannya
• 3.805 Pegawai OJK se-Indonesia Ikut Upacara Kemerdekaan RI ke-75 Secara Virtual
"Pakai masker sambil berbaris bikin kesulitan bernapas," kata dia.
Ia menyiasatinya dengan berbagai cara.
Salah satunya dengan berlatih pernapasan.
Apsari pun mengalami kesulitan yang sama. "Rasanya ngos-ngosan," ujar dia.
Apsari mengaku lebih berat bertugas tahun lalu ketimbang tahun ini.
Hanya saja sensasinya sama. "Kepuasan tetap sama, kami berdua meneteskan air mata haru usai bertugas," kata dia. (art)
• Gita dan Rekannya Lega Sukses Naikkan Bendera
• Kecelakaan Maut, 3 Anggota Keluarga Termasuk Ayah dan Ibu Tewas Setelah Mobil Tertabrak Kereta Api
• Pandemi Covid-19, PMI Sulut Gelar Penyemprotan Disinfektan di 12.272 Titik di Sulut
SUBCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anisa-nur-asnia-dan-apsari-kolopita.jpg)