Breaking News:

MotoGP 2020

Andrea Dovizioso Resmi Tinggalkan Ducati Setelah MotoGP 2020 Berakhir

Kabar ini disampaikan manajer Dovizioso, Simone Battistella, menjelang balapan utama MotoGP Austria akhir pekan ini.

net
Andrea Dovizioso MotoGP Sepang 

TRIBUNANADO.CO.ID - Pebalap tim Ducati, Andrea Dovizioso, resmi akan tinggalkan timnya.

Pebalap asal Italia, Andrea Dovizioso, akan meninggalkan Ducati setelah MotoGP 2020.

Andrea Dovizioso sudah memperkuat Ducati sejak 2013.

Kabar ini disampaikan manajer Dovizioso, Simone Battistella, menjelang balapan utama MotoGP Austria akhir pekan ini.

Ramalan Zodiak Kesehatan Minggu 16 Agustus 2020: Aquarius Disarankan Hindari Makanan Terlalu Berat

"Kondisi untuk terus bersama tidak ada," ucap Battistella, sebagaimana dilansir dari Crash.

"Ini merupakan refleksi yang dibuat dalam periode belakangan ini."

"Andrea (Dovizioso) merasa jauh lebih tenang sekarang setelah dia membuat keputusan ini," kata Battistella melanjutkan.

Battistella juga memberikan konfirmasi bahwa Dovi tetap ingin di MotoGP musim depan.

Namun, di sisi lain, belum ada negosiasi dengan tim lain.

Di atas kertas, perpanjangan kontrak antara Dovi dan Ducati awalnya tampak sebagai formalitas.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kedua lebih pihak menemui jalan buntu.

Menghimpun dari sumber yang sama, ketegangan antara pebalap dan tim karena kinerja memburuk dalam beberapa musim terakhir menjadi penyebab Dovi tidak mau memperpanjang kontraknya bersama Ducati.

 Sementara itu, melansir dari BolaSport, masalah finansial diyakini menjadi penyebabnya.

Ducati kabarnya ingin memotong gaji Dovizioso karena krisis akibat pandemi. Akan tetapi, sang pebalap menolak gagasan tersebut.

Andrea Dovizioso sejauh ini telah mempersembahkan 13 kemenangan bagi Ducati dan menjadi runner-up MotoGP selama tiga musim beruntun.

Adapun Dovizioso memperkuat Ducati sejak 2013.

Menggantikan Valentino Rossi, ia menjadi bagian dari kebangkitan Ducati hingga menjadi salah satu pabrikan terkuat di MotoGP.

MotoGP Austria, Dovizioso Enggan Terlena Rekor Positif

Pebalap tim Ducati, Andrea Dovizioso, enggan terlena rekor positif yang ia miliki di Sirkuit Red Bull Ring, venue MotoGP Austria.

Dalam empat tahun terakhir, Andrea Dovizioso selalu menempati tiga besar saat turun balapan di sirkuit berjarak 4,3 kilometer tersebut.

Pada MotoGP 2019, Dovizioso finis di peringkat pertama. Dia mengungguli pebalap andalan tim Repsol Honda, Marc Marquez, dan Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha SRT.

Adapun pada MotoGP 2018, Dovizioso menempati peringkat ketiga, di bawah Marc Marquez dan rekan setimnya kala itu, Jorge Lorenzo.

Sementara itu, Dovizioso menduduki peringkat pertama pada 2017, dan finis di peringkat kedua pada 2016.

Saat ini, Dovizioso masih tercatat sebagai pemegang waktu race lap tercepat di Sirkuit Red Bull Ring.

Belum ada rider lain yang mau menyaingi catatan waktu 1 menit 23,827 milik Dovizioso di sirkuit tersebut.

Selain itu, Dovizioso juga menjadi pebalap dengan jumlah kemenangan terbanyak (2) di sirkuit yang terletak di Spielberg, Austria, ini.

Bagi Dovizioso, sederet catatan positif tersebut sejatinya bisa menjadi modal berharga jelang menghadapi balapan MotoGP Austria 2020.

Namun, pebalap asal Italia itu tidak berpikir demikian.

Dia enggan menjadikan keberhasilan pada masa lalu sebagai jaminan dalam mengarungi balapan MotoGP Austria musim ini.

Dovizioso juga merasa bahwa dirinya bersama tim Ducati sedang tidak berada dalam kondisi terbaik.

"Saya seorang realis, saya lebih suka berbicara tentang saat ini, dan sekarang kami bukanlah yang terbaik," kata Dovizioso, dikutip dari GP One.

"Saya senang ketika mendengar tentang kemenangan kami di sini, di Red Bull Ring, karena siapa pun yang mengatakan itu, pasti sangat percaya kepada saya."

"Akan tetapi, kenyataannya berbeda. Kami tidak lagi memiliki kesempatan untuk menang lebih daripada yang lain," tutur Dovizioso menegaskan.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Dovizioso dan Ducati tengah dilanda masalah terkait profil ban Michelin yang baru.

Setelan motor Dovizioso beserta pebalap Ducati lain disebut tak kompatibel dengan ban tersebut.

"Ban belakang mendorong ban depan. Tak hanya mendorong, mereka bekerja dengan caranya sendiri. Kami harus memecahkan ini dan hal tersebut tak mudah," ujar Dovizioso seperti dikutip dari Motorsport Italia.

"Saya pikir dengan perubahan sedikit di gaya membalap, saya bisa membuat situasi jauh lebih baik. Namun, tak seperti itu dan saya pikir kami perlu bantuan lebih."

"Saya bukan tipe pebalap yang mencari-cari alasan, tetapi Anda bisa cek data dan akan terlihat kalau ban depan saya selalu mengunci."

"Hal ini berarti saya berusaha mendorong motor mencapai batas dan saya kehilangan 1/10 detik saat mengerem, setiap kali pengereman. Kami harus jalan ke arah berbeda."

"Sekarang situasi lagi tidak menentu dan ini alasan saya lamban. Jika Anda balapan di mana roda belakang sangat buruk bagi semua, apabila Anda pelan dalam mengerem, di tengah tikungan, Anda akan finis ke-11." tutur Dovizioso.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Resmi, Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati Usai MotoGP 2020

Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved