Berita Bolmong
Dari Bas Kampung Jadi Pekerja Bersertifikat
Sebanyak 20 bas (pekerja) Bolmong naik kelas. Dari bas kampung menjadi tenaga kerja konstruksi profesional, yang bersertifikat
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Sebanyak 20 bas (pekerja) Bolmong naik kelas. Dari bas kampung menjadi tenaga kerja konstruksi profesional yang bersertifikat.
Jika Kawasan Industri Mongondow (Kimong) masuk, mereka akan diprioritaskan sebagai tenaga kerja konstruksi.
Kesempatan langka itu mereka raih dalam uji sertifikasi dan bimbingan tenaga kerja konstruksi, Rabu (12/8/2020) di ruang Bappeda Bolmong.
Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bersama Balai jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar.
• Relawan Milenial Siap Menangkan JG-KWL
• Harga Cabai Rawit Stabil, Dinas Perdagangan Minta Pedagang Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
• Terekam CCTV Ciri-ciri Penembak Bos Perusahaan Pelayaran di Kelapa Gading, Tonton Videonya
Berlangsung di tengah pendemi Covid-19, perhelatan itu menggunakan protokol Covid-19 ketat.
Para pekerja menjalani rapid tes sebelum ikut kegiatan. Pelatihan itu singkat tapi komplit.
Usai bimbingan, langsung terjun lapangan. Sebuah bangunan di seputaran kantor Pemkab Bolmong yang tengah dibangun jadi tempat praktik.
"Ini adalah hal yang luar biasa bagi kami," kata Ruslan salah satu pekerja.
Kepala Bidang Bina Marga dan Bina Konstruksi Ruslan Dotulong mengatakan, tujuan pelatihan adalah menyiapkan SDM handal di bidang konstruksi.
"Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70 menyebut setiap pekerja konstruksi yang bekerja di sektor konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi Kerja," kata dia.
• Olly Dondokambey Tantang Kontraktor Agar RS Mata Bisa Dimanfaatkan Januari
• Pertumbuhan Ekonomi Sulut Turun 3,89 Persen, Arbonas: Tak Perlu Berkecil Hati
Sebut dia, SDM berkualitas sangat penting untuk Bolmong, yang segera memasuki era
industri menyusul akan hadirnya Kimong.
"Dengan adanya sertifikasi kontruksi maka para pekerja lokal tidak akan menjadi penonton daerah sendiri bilamana Kimong akan mulai jalan di Bolmong," ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Chany Wayong, berharap para peserta dapat memanfaatkan
kesempatan langka tersebut untuk meningkatkan skill dan kompetensi.
"Jika kalian penuhi standar tersebut saya yakin kalian akan mampu bersaing dengan tenaga kerja Konstruksi dari daerah lainnya, bahkan negara lain," kata dia. (art)
• Artis Cantik Berdarah Manado Ini Ternyata Derita Skoliosis Sejak SMP, Tulang Punggung Bentuk S
• Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Truk Terguling-guling, Sopir dan Karnetnya Beruntung
• DPRD Sulut Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/uji-sertifikasi-dan-bimbingan-tenaga-kerja-konstruksi.jpg)