Breaking News:

berita nasional

Ayah Gantikan Putrinya yang Meninggal di Acara Wisuda, Teteskan Air Mata Saat Ketahui Cum Laude

Ayah bernama Bochari harus menggantikan putri pertamanya itu mengambil ijazah hasil perjuangan 3 tahun 6 bulan di UIN Makassar.

ISTIMEWA
Ayah Gantikan Putrinya yang Meninggal di Acara Wisuda, Teteskan Air Mata Saat Ketahui Cum Laude 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musdalifa asal Desa Balong, Kecamatan Ujungloe Bulukumba, tak bisa mengikuti wisuda yang telah diperjuangkan selama ini karena mengalami kecelakaan tunggal.

Ayah bernama Bochari harus menggantikan putri pertamanya itu mengambil ijazah hasil perjuangan 3 tahun 6 bulan di UIN Makassar.

Saat menaiki panggung, air mata Bochari semakin deras mengalir.

Bochari teringat akan perjuangan putrinya selama masih hidup.

Muh Arif Bochari (52) menumpahkan air mata menggantikan putrinya mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung di UIN Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2020).

Bochari didampingi istri Andi Asniar serta kedua anaknya, Andi Tenri Wuleng (19) dan Andi Miftahum Amaliah Arif (16).

Bagaimana tidak, semua mahasiswa lain, kawan dari putrinya itu, mengikuti wisuda lengkap didampingi orangtua mereka masing-masing.

Ilustrasi kecelakaan maut
Ilustrasi kecelakaan maut (Istimewa)

"Saya sangat sakit hati kehilangan putri tersayang. Namun, rasa sedih ini bercampur bangga dan terharu atas prestasi yang diraih. Musdalifa terpilih menjadi lulusan cum laude dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,90," ujar Bochari, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

 Suasana Bochari dan keluarga menghadiri wisuda Musdalifa yang meninggal dunia di UIN Makassar.
Bochari mengaku tak menyangka atas prestasi sang anak yang dikenal pendiam ini semasa hidupnya.

Musdalifa mengambil jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Alauddin, Makassar.

Halaman
123
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved